Sikap Golkar Tolak Perppu Pilkada Karena Aspirasi DPD I dan II

0

Jakarta – Munas Golkar di Bali pada 30 November-3 Desember lalu menetapkan akan menolak Perppu Pilkada. Ketua DPP Golkar Tantowi Yahya mengungkapkan, Munas Golkar akhirnya menetapkan hal tersebut karena adanya usulan dari jajaran DPD I dan II partai berlambang pohon beringin itu.

“DPD adalah pemilik suara dalam Munas Golkar. DPD I dan II menyampaikan aspirasi. Salah satu aspirasi mereka menginginkan pemilihan kepala daerah tidak langsung atau DPRD,” katanya di gedung DPR Jakarta, Jumat (05/12).

Menurutnya, aspirasi yang disuarakan oleh DPD itulah yang kemudian ditampung sebagai rekomendasi munas dan akhirnya ditetapkan menjadi keputusan Munas.

Kendati sebelumnya Golkar sudah mempunyai kesepakatan dengan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, namun Tantowi menyebut sulit menolak aspirasi DPD itu. “Kan itu amanat dari peserta munas. Amanat peserta munas itu tidak mungkin ditolak oleh pimpinan sidang. Karena itu jadi rekomendasi dan keputusan,” bebernya.

Namun demikian, dia mengakui, belum ada keputusan bulat dari partai pendukung koalisi merah putih (KMP). Nantinya, imbuhnya, masih akan ada rapat dari Presidium KMP membahas persoalan Perppu Pilkada. “Kita lihat nanti rapat di Presidium itu seperti apa outcomenya,” tukasnya.

Namun demikian, Ketua Fraksi Demokrat di DPR Edhie Baskoro Yudhoyono mengungkapkan, pihaknya akan terus mengingatkan arti kesepakatan politik yang telah dibuat sebelumnya dengan partai yang tergabung dalam KMP.

“Tentunya didasari hati nurani kita bahwa kita menginginkan sebuah kesepakatan harus juga dituangkan dalam sebuah action-action sesuai dengan apa yang kita putuskan bersama, yaitu kebaikan dan kesatuan persatuan kita,” katanya.

Menurutnya, semua pihak bisa menilai bahwa apa yang ditetapkan dalam Munas Golkar merupakan pengingkaran dari kesepakatan yang terjadi sebelumnya. “Ketika kita sudah bersepakat dengan satu hal, tentunya kita harus sepakat dengan itu. Kalau tidak sepakat, katakanlah tidak,” tegasnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca