Sebagai Menteri, Jonan Dinilai Tidak Faham Hirarki Kelembagaan Negara

0
Ilustrasi Pesawat Air Asia jenis Airbus A320-200

Jakarta – Rapat kerja Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang diagendakan hari ini dengan sejumlah mitra Komisi V, untuk membahas persolan seputar kecelakaan Air Asia QZ-8501 dan dunia penerbangan Indonesia, tidak dihadiri oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

Ketidak hadiran Jonan ini disayangkan oleh sejumlah anggota dewan. Banyak diantaranya yang kecewa dan menganggap Jonan tidak serius dalam penanganan persoalan penerbangan di Indonesia.

Diantaranya Bambang Haryo, politisi dari Fraksi Partai Gerindra, yang sudah mempersiapkan berbagai pertanyaan terkait kebijakan Menhub di industri penerbangan nasional khususnya terkait peristiwa kecelakaan Air Asia QZ-8501.

“Apa maksudnya ini? Mengapa Menhub yang bertanggung-jawab terhadap transportasi di Indonesia malah tidak hadir? Dan diwakilkan?,” tulis Bambang di akun twitternya.

Menurut Bambang, mestinya Jonan hadir dalam rapat kerja ini, dan menjadikan rapat ini sebagai prioritasnya. Banyak hal yang perlu dijelaskan Jonan terkait kebijakan yang diambilnya pasca kecelakaan Air Asia, seperti pembekuan izin terbang.

“Jelas-jelas kebijakan yg diambil oleh Menhub ini sangat merugikan industri penerbangan nasional dan juga konsumen pengguna transpotasi udara,” ungkap Bambang.

Kekecewaan yang sama juga diungkapkan oleh Muhammad Toha politisi dari partai pendukung pemerintah, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). “Sebagai partai pendukung pemerintah, kami kecewan, menteri yang jadi mitra kerja tidak hadir dalam rapat ini,” jelasnya.

Sementara itu, Yudi Widiana anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengganggap Jonan sebagai menteri tidak memahami hirarki kelembagaan negara dengan tidak memprioritaskan untuk hadir di rapat kerja dengan DPR.

“Seorang menteri tidak bisa hadir itu hanya kalau sedang dipanggil Presiden atau sedang diluar negeri atau sakit, Selain itu selalu menyesuaikan dengan agenda DPR dan membatalkan acara yang bertabrakan dengan undangan DPR tersebut,” ungakp Yudi sesuai kelaziman selama ini.

Sebagaimana diketahui, hari ini, Selasa (13/1), Komisi V DPR RI diagendakan rapat kerja dengan mitra kerja, diantaranya dengan Menteri Perhubungan, Basarnas dan KNKT. Namun hingga rapat dibuka, Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan tidak hadir. Alasan yang disampaikan adalah Jonan sedang melakukan kunjungan ke Pangkalan Bun.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca