Priyo : Syarat Calon Ketum di Luar AD/ART Merupakan Penjegalan

1

Jakarta – Politisi Golkar Priyo Budi Santoso menegaskan seharusnya tidak boleh ada upaya yang terkesan tidak adil dalam pencalonan Ketua Umum (Ketum) Golkar periode mendatang.

“Ikhtiar yang tidak adil, yang terkesan mengada-ada, atau ikhtiar-ikhtiar yang mengesankan intimidatif seharusnya tidak boleh dalam partai sebesar Golkar,” katanya kepada wartawan di Gedung DPP Golkar di Jakarta, Rabu (12/11).

Priyo mengaku mendengar kabar bahwa ada larangan di berbagai daerah untuk menemui Calon Ketum, seperti terjadi di beberapa daerah di Sumatera Utara dan Kalimantan. “Saya kira, ini tidak baik untuk berdemokrasi,” jelasnya.

Selain itu, dia berharap, tidak boleh ada persyaratan lain di luar yang ditentukan AD/ART Golkar seperti persyaratan dukungan di atas 30 persen oleh DPD I bagi mereka yang ingin maju sebagai Caketum. “Ini tidak baik. Ini seolah-olah menjegal,” tandasnya.

Padahal, lanjutnya, AD/ART Golkar hanya mensyaratkan dukungan 30 persen dari seluruh pemegang hak suara yaitu DPD I, DPD II maupun ormas.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca