Presiden Jokowi Disarankan Tegur Menteri Yang Keluarkan Pernyataan Kontroversi

0
Presiden Jokowi sedang mencoba Ranpur TNI di pameran Alutsiste 2014

Jakarta – Pengamat komunikasi politik Polcomm Institut Heri Budianto menyarankan Presiden Joko Widodo untuk menegur para menteri kabinet yang mengeluarkan pernyataan kontroversi dan menuai polemik.

Salah satu pernyataan menteri Jokowi yang memancing kontroversi baru-baru ini adalah rencana Menteri BUMN Rini Soemarno menjual gedung kementerian BUMN. Secara pribadi, Heri menyayangkan wacana penjualan gedung kementerian BUMN yang dilontarkan oleh mantan Ketua tim transisi Jokowi-JK pada saat masa kampanye pilpres itu.

“Kok ada pernyataan-pernyataan seperti itu. Kita sayangkan. Menurut saya, pernyataan ini pernyataan yang menciderai rasa nasionalisme dan mencederai masyarakat. Banyak cara lain untuk mengumpulkan dana,” katanya ketika ditemui Fren247.com di gedung kampus Lembaga Administrasi Negara (LAN) Jakarta, Kamis (18/12).

Berkaca dari niatan Menteri Rini menjual gedung Kementerian BUMN, dia menyimpulkan, sejauh ini komunikasi politik pemerintahan dan para menteri Jokowi masih tergolong lemah. Sebab, para menteri Jokowi acapkali mengeluarkan pernyataan kontroversi dan memicu polemik di tengah-tengah masyarakat. “Jadi, pernyataan-pernyataan kontroversi ini kan tidak baik, ini jadi polemik bagi masyarakat,” ucapnya.

Dia menyatakan, di tengah sensitivitas nilai rupiah terhadap dolar, seharusnya pemerintah tetap konsisten untuk mempertahankan aset negara. Apalagi, pada saat kampanye pilpres beberapa waktu lalu Jokowi telah berniat mengupayakan pembelian kembali saham Indosat.

Heri menegaskan, pengalaman penjualan saham Indosat di masa pemerintahan Megawati Soekarno Putri pada masa lalu sebenarnya bisa dijadikan salah satu bahan pelajaran yang berharga bagi mereka yang duduk di kursi kabinet kerja pada saat ini. “Jangan pernah membuat pernyataan-pernyataan kontroversial, justru pernyataan itu kemudian menghantam balik menteri-menteri termasuk BUMN,” tegasnya.

Selain itu, imbuhnya, pemerintahan Jokowi juga perlu membangun suatu sistem komunikasi politik yang baik pada jajaran kabinet dan birokrasi pemerintahan. Ini ditujukan agar para menteri Jokowi tidak lagi mengeluarkan berbagai pernyataan yang justru menyudutkan pemerintah. “Bila perlu dibuat mekanisme tidak sembarang memberi pernyataan yang justru bisa merugikan pemerintah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, rencana Menteri BUMN Rini Soemarno menjual gedung BUMN mendapat reaksi pro dan kontra di tengah masyarakat. Sebab, gedung kementerian BUMN adalah sebuah aset yang dimiliki oleh negara.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca