PKS memenangkan suara pemilih di Mesir

2

pks no 3 menuju 3 besar

Kairo – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali meraih kejayaannya di Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Mesir yang dipusatkan di KBRI Kairo dengan perolehan 47,2 persen suara.

[ads1][ads2]

“Penghitungan suara telah rampung dari total 2.311 suara, PKS meraih 1.092 atau sekitar 47,2 persen, kata Ketua PPLN Mesir Muhammad Saifuddin kepada ANTARA Kairo, Rabu.

Posisi kedua ditempati PKB 425 atau 18,4 persen, PDIP 136, NasDem 126, PPP 116, Gerindra 75, PBB68, Golkar 65, Demokrat 32, Hanura 20, dan PKPI sembilan suara, di samping 81 suara tidak sah.

Adapun dropbox bagi WNI yang bermukim di luar Kairo yang berjumlah 193 suara akan dihitung pada 14 April, antara lain dari Iskandariyah, Sharm El Syeikh, Tanta, Zakazik, Mansourah dan Tafahna.

Pencoblosan PPLN Mesir yang dipusatkan di KBRI Kairo berlangsung 5 April, namun penghitungannya digelar pada 9 April bersamaan dengan pemilu di Tanah Air.

Duta Besar untuk Mesir Nurfaizi Suwandi menyambut hangat hasil pemilu PPLN wilayah Negeri Ratu Cleopatra ini.

“Saya menyampaikan penghargaan kepada PPLN dan partisipasi aktif dari seluruh WNI di negeri rantau ini sehingga pemilu berlangsung dengan baik sesuai harapan,” katanya.

Pelaksanaan pemilu di PPLN Mesir tersebut berjalan lancar kendati krisis politik Mesir masih berlangsung.

“Penyelenggaraan pemilu di Mesir cukup baik dan rapi,” kata Basri Daly, mahasiswa asal Palu, Sulawesi Tengah.

Sementara itu, PKS tercatat sebagai juara bertahan empat kali pemilu secara berturut-turut pasca reformasi, sejak pemilu tahun 1999, 2004, dan 2009, dan 2014 ini.

Pada Pemilu 2009, PKS meraih 1.658 suara atau 56,1 persen dari total 2.953 suara sah, disusul PKNU 513 suara, Demokrat 254, Golkar 131, dan PDI Perjuangan 26 suara, dan selebihnya terbagi untuk beberapa partai lainnya.

Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) pada pemilu 2009 tersebut menyalib PKB — yang pada Pemilu 2004 di KBRI Kairo menempati urutan kedua setelah PKS.

Penyaliban PKNU terhadap PKB itu dinilai terkait dengan konflik internal partai yang didirikan mendiang Gus Gur tersebut. (antara)

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca