Pertemuan Kubu Ical Dan Kubu Agung Belum Tentukan Posisi Politik Golkar

1
Pertemuan Pengurus DPP Golkar hasil Munas Bali dan Munas Abcol

Jakarta – Pertemuan antara perwakilan kepengurusan Golkar kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono masih belum menentukan posisi politik partai berlambang pohon beringin dalam konstelasi politik nasional.

Seperti diketahui, penyikapan terhadap konstelasi politik di parlemen menjadi salah satu perbedaan antara DPP Golkar hasil Munas Bali dengan Ketua Umum Aburizal Bakrie dan Munas Ancol dengan Ketua Umum Agung Laksono.

DPP Golkar hasil Munas Bali mengambil sikap politik bersama-sama Koalisi Merah Putih mengkritisi kebijakan pemerintah. Sedangkan DPP Golkar hasil Munas Ancol menegaskan tidak berada baik di Koalisi Merah Putih maupun di Koalisi Indonesia Hebat.

Ketua Pengurus Harian DPP Golkar hasil Munas Bali MS Hidayat mengungkapkan, pertemuan antara pihaknya dengan perwakilan Golkar hasil Munas Ancol belum masuk kepada pembahasan soal posisi politik Golkar di tengah Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

“Kita sama sekali tidak mempermasalahkan KMP,” katanya kepada wartawan usai menemui kepengurusan Golkar hasil Munas Ancol di kantor DPP Golkar di jalan Anggrek Nelly Murni di Jakarta, Selasa (23/12).

Menurutnya, dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam itu, tidak ada sama sekali pembicaraan bahwa Golkar akan keluar dari KMP dan mendukung pemerintahan. “Kami tadi sepakat tidak membicarakan KMP. Kami hanya membicarakan posisi internal Golkar,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Golkar hasil Munas Ancol Priyo Budi Santoso tidak memungkiri masih ada perbedaan pandangan antara ada kepengurusan Golkar hasil Munas Bali dan Munas Ancol pasca pembicaraan di kantor DPP hari ini. Namun, dia meyakini jarak perbedaan tersebut sudah semakin tipis.

“Kami kan inginnya Golkar mendukung pemerintahan yang sah. Belum detail, tapi dalam pandangan yang saya tawarkan, keluar dari KMP adalah hal yan halal tanpa bermaksud masuk di blok baru KIH,” tukasnya.

Dia menyampaikan, terhadap persoalan posisi politik Golkar itu DPP Golkar hasil Munas Bali masih merundingkan lagi dalam pertemuan berikutnya pada 8 Januari 2015 mendatang. “Karena mereka masih berbeda. Tapi tipis perbedaannya,” cetusnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca