Penggalangan Dukungan Terhadap Hak Interpelasi Kenaikan BBM Belum Berhenti

0

Aboe-Bakar-PKS
Jakarta – Anggota DPR dari Koalisi Merah Putih belum menghentikan penggalangan dukungan terhadap hak interpelasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Politisi PKS Aboe Bakar Al-Habsyi mengungkapkan, KMP belum mempunyai niatan untuk menghentikan penggalangan dukungan di DPR untuk menggunakan hak interpelasi terhadap kenaikan harga BBM.

Sejauh ini, ungkapnya, dukungan anggota DPR terhadap hak interpelasi sudah mencapai 230 orang. “Interpelasi jalan terus,” katanya di gedung DPR Jakarta, Kamis (04/12).

Menurutnya, penggalangan dukungan interpelasi di DPR seolah luput dari perhatian karena saat ini Golkar sebagai salah satu partai pendukung KMP sedang melangsungkan Munasnya yang ke IX di Bali. “Kita bagi-bagi tugas,” beber pria yang duduk di Komisi III DPR itu.

Sementara itu, Ketua DPP Gerindra Desmond J. Mahesa mengungkapkan, hak interpelasi masih belum diajukan karena saat ini harga minyak dunia terus mengalami penurunan. “Kalau pada masa awal sidang, pemerintah (akhirnya) menurunkan BBM, tidak ada maknanya lagi interpelasi,” katanya.

Dia optimis, tanda tangan penggalangan dukungan penggalangan hak interpelasi yang akan diajukan oleh anggota DPR akan menembus angka 300 orang. “Saya yakin sampai kita serahkan, 300 lah,” ucapnya.

Seperti diketahui, anggota DPR dari Koalisi Merah Putih melakukan penggalangan dukungan terhadap hak interpelasi kenaikan harga BBM setelah pemerintahan Joko Widodo menaikkan harga BBM menjadi Rp. 8.500 dari Rp. 6.500. Kenaikan harga ini menimbulkan pertanyaan para anggota DPR, sebab harga minyak mentah dunia saat BBM dinaikkan cenderung turun.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca