PDIP Tegaskan Tidak Ingin Campuri Persoalan KPK-Polri

1
Politisi senior PDIP Pramono Anung

Jakarta – Politisi senior PDIP Pramono Anung menegaskan partainya tidak akan mencampuri persoalan yang terjadi antara KPK-Polri.

Menurutnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri adalah termasuk orang yang selalu taat dan patuh kepada konsitusi.

“Persoalan yang menyangkut Kapolri dan KPK, kita tidak ingin campur tangan dan kita tidak ingin masuk kepada wilayah konflik,” katanya di Warung Daun Cikini di Jakarta, Rabu (04/02).

Menurutnya, persoalan pemilihan Kapolri harus dilihat dari dua sisi, yaitu politik dan sisi hukum. Dari sisi politik, lanjutnya, pemilihan Kapolri sebenarnya sudah selesai saat DPR menyetujui pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri meskipun berstatus tersangka KPK.

“Lembaga resmi politik adalah DPR dan DPR sudah mengambil keputusan atas hal tersebut,” jelasnya.

Pada sisi lain, dia tidak memungkiri bahwa saat ini ada persoalan hukum terhadap Budi Gunawan. Pram sendiri menyarankan agar persoalan hukum ini segera diselesaikan, sehingga terungkap siapa yang benar dan siapa yang salah.

Namun demikian, imbuhnya, yang terpenting saat ini, lembaga penegak hukum seperti KPK tidak boleh dikorbankan. Karena bagaimana pun, KPK masih menjadi tumpuan harapan publik.

“Maka, kalau persoalan dengan pimpinan atau oknum KPK, harus dipisahkan dengan lembaganya. Lembaganya harus diselamatkan. Karena bukan orang per orang. Termasuk di Kepolisian dengan hal yang sama,” tutupnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca