Partai Golkar Menerbitkan Kode Etik Caleg

0

ridwan hisjam

MALANG – Partai Golkar menerbitkan kode etik caleg selama masa sosialisasi dan kampanye jelang pemilu legislatif. Tujuan dari Kode Etik ini diantaranya  mencegah sikut sikutan antar para caleg. Diharapkan para caleg partai berlogo beringin itu dapat saling sinergi.

[ads1]

Kode Etik dan Sinergitas antar caleg dipaparkan Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, Ir HM Ridwan Hisjam saat berdialog dengan 45 caleg DPRD Kota Malang yang diusung Partai Golkar, kemarin. “Ini merupakan salah satu bentuk sinergi dengan caleg yang ada di Kota Malang. Karena saya melihat caleg di Kota Malang terbagi dalam dapil yang rinci. Mereka yang lebih tahu tentang kondisi yang ada di masyarakat,” kata Ridwan Hisjam usai dialog kemarin siang.

[ads2]

Ir. HM Ridwan Hisjam, Caleg DPR RI dari dapil Malang Raya  ini mengatakan pertemuan dengan caleg merupakan implementasi salah satu dari dua pola pendekatan yang digunakan, “Dua pendekatan yang digunakan yakni pertama, pendekatan struktural, pendekatan kedua yaitu pendekatan kultural.  Hari ini pendekatan kultural,” jelas mantan anggota DPR RI ini.

Kendati menjalankan dua pola tersebut, Ridwan mengingatkan,  tetap harus berkoordinasi dengan ketua DPD Partai Golkar di daerah yang dituju. Sebab Partai Golkar merupakan partai yang bekerja secara sistematis.

Ia menambahkan, Partai Golkar memiliki cara untuk mencegah terjadinya konflik antar caleg. Yakni kode etik caleg yang diputuskan dalam Rapimnas V Partai Golkar di Jakarta, 28 November lalu.  Kode etik yang harus dipatuhi caleg diantaranya dilarang saling menjelekan sesama caleg Partai Golkar, harus berkoordinasi dengan strukural partai, dilarang menggunakan praktik money politics.

“Selain itu harus mentaati peraturan yang dikeluarkan penyelenggara pemilu. Contohnya harus patuh zona yang ditentukan, jangan melakukan money politic dan aturan lainnya yang diterbitkan penyelenggara pemilu,” papar mantan ketua DPD Golkar Jatim dan mantan pimpinan DPRD Jatim ini.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Ir Sofyan Edi Jarwoko mengatakan, dialog dengan Ir HM Ridwan Hisjam kemarin merupakan silaturhami sekaligus koordinasi dengan para caleg.  “Disini fungsi DPD Partai Golkar Kota Malang memfasilitasi konsolidasi. Koordinasi untuk konsolidasi ini merupakan kode etik yang harus dipatuhi semua caleg disemua tingkatan,” tandasnya.

Ia mengatakan, di pemilu tahun depan, DPD Golkar Jatim memberi target meraih sembilan kursi di DPRD Kota Malang. Sedangkan pemilu lalu meraih lima kursi. “Jumlah caleg yang diajukan sebanyak 45 orang. Saat ini kami terus melakukan konsolidasi ke masyarakat baik secara struktural maupun kultural untuk meraih target politik,” pungkasnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca