Munas Golkar Ancol Sudah Verifikasi 380 Peserta Munas

1
Munas Golkar Ancol Hari Kedua

Jakarta – Munas Golkar versi Presidium Penyelamat Partai masih berlangsung. Sampai berita ini diturunkan, masih berlangsung laporan komisi-komisi kepada para peserta Munas. Sejauh ini, penyelenggara Munas sudah verifikasi 380 peserta yang terdaftar di Munas.

Ketua Penyelenggara Munas Golkar, Yorrys Raweyai mengungkapkan, dari sejumlah perwakilan DPD I dan II yang terdaftar menjadi peserta Munas sejak Sabtu kemarin, panitia telah memverifikasi sebanyak 380 peserta. Jumlah itu kemungkinan akan bertambah karena belum seluruh peserta terverifikasi karena kendala teknis.

Dia beralasan, banyak dari peserta Munas Golkar di Ancol kali ini juga mengikuti Munas di Bali dan belum sempat pulang ke daerah tempat tinggalnya. Sehingga, mandat yang didapatkan dari Ketua DPD dikirimkan melalui surat elektronik. “Mandat itu karena dikirim melalui email atau faks mengalami kendala teknis,” jelasnya.

Nantinya, Munas akan memasuki tahap penyampaian visi-misi ketiga calon Ketua Umum yang akan maju dalam Munas kali ini. Yorrys meghindar ketika ditanyakan siapa yang paling kuat di antara ketiga calon. Namun, ungkapnya, segera setelah Ketua Umum berhasil dipilih akan disusun kepengurusan DPP yang benar.

Dia menjanjikan, pemilihan Ketua Umum Golkar dalam Munas akan berlangsung secara transparan, terbuka dan tidak menggunakan cara-cara politik uang. “Tiga-tiganya kita kasih waktu 15 menit mendengar visi-misi. Pemilihannya sesuai dengan peraturan dan ini terbuka, bisa disaksikan,” pungkasnya.

Politisi Golkar Leo Nababan menambahkan, sampai hari ini mereka yang sudah terdaftar menjadi peserta Munas sudah mencapai 400 an orang. Dengan demikian, Munas sudah melebihi syarat kuorum karena lebih dari setengah suara dalam Munas yang jumlahnya 550. “Ini udah 400 an, bukan hanya kuorum ini,” katanya.

Dia mengklaim, pada saat pelaksanaan Munas di Bali pada 30 November sampai 4 Desember lalu, jumlah suara yang benar-benar dikuasai Ketua Umum hasi Munas Bali, Aburizal Bakrie, tidak lebih dari 8 persen dari jumlah suara seluruh peserta Munas. “Itu dikuasai ARB hanya 7,1 persen” tegasnya.

Menjawab kritikan kubu Aburizal Bakrie yang menganggap Munas di Ancol adalah Munas KW 2, Leo menjawab singkat bahwa yang mengikuti Munas kali ini rata-rata adalah aktivis Golkar yang penuh perjuangan. “Munas di sini (Ancol) adalah Munas yang pakai sandal sampai yang punya lamborghini,” tutupnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca