ITS memberikan masukan pada alumni yang ikut Pileg 2014

4

Pemilu 2014

SURABAYA – Insitut Teknologi SepuluhNopember(ITS) danIkatan Alumni (IKA) ITS mengadakan silaturahim dengan para alumni yang menjadi calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2014, kemarin.

[ads2][ads1]

Para caleg diundang berkumpul di kampus ITS Sukolilo, Surabaya dalam acara bertajuk ITS untuk Indonesia. Rektor ITS Triyogi Yuwono menyatakan, ITS ingin memberikan masukan kepada para alumninya yang akan maju menjadi calon legislatif. Diharapkan dengan masukan ini mereka bisa memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara jika terpilih sebagai wakil rakyat. ”Kami berharap mereka tetap ingat pernah kuliah di ITS, dan bisa selalu menjaga nama baik ITS. Kami juga mendoakan, semoga mereka semua sukses,” ujarnya.

Ketua Umum IKA ITS Irnanda Laksanawan menyatakan IKA ITS merasa ikut bertanggung jawab untuk memberikan masukan positif bagi anggotanya yang hendak terjun ke politik praktis. Menurutnya, sebagai institusi pendidikan ITS telah melahirkan 80 ribu alumni yang menggeluti berbagai profesi termasuk menjadi legislator. ”Kami ingin terus meningkatkan peran dan kontribusi dalam pembangunan nasional, karena itulah kami mengadakan silaturahim dengan para alumni yang menjadi caleg ini,” tutur Irnanda.

Dalam acara ini, sejumlah guru besar ITS dari memberikan paparan dan pendapatnya di hadapan para caleg. Turut pula memberikan pemaparan adalah Dewan Pakar IKA ITS. Pemaparan untuk para caleg difokuskan dalam empat bidang utama yakni Energi, Industri dan Manufaktur, Infrastruktur Transportasi dan Logistik, serta Kelautan dan Maritim. Guru besar ITS yang memberikan pandangan dan pemaparan dalam acara itu di antaranya Prof. Widi Pratikto, Prof. Prabowo, Prof Sekartedjo, dan Prof Joni Hermana.

Hadir pula dalam acara ini antara lain Moestahid Astari (mantan Ketua Umum IKA ITS), dan mantan Ketua DPRD Jawa Timur Ridwan Hisyam. Menurut Irnanda, sebagai bagian dari masyarakat intelektual, serta berbekal pengetahuan dan pengalaman diberbagai displin ilmu dan bidang profesi, para alumni ITS punya kemampuan untuk menghasilkan gagasan dan pemikiran strategis.

”Kebijakan teknologi harus ditempatkan sebagai value creator yang mendorong peningkatan value added dan daya saing di setiap sektor bisnis dan ekonomi,” tuturnya

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca