Max Sopacua: Ketua Umum Demokrat Mendatang Harus Bisa Jadi Pemersatu

0

Jakarta – Meskipun masih akan berlangsung pada tahun 2015 mendatang, namun bursa pencalonan Ketua Umum partai Demokrat sudah mulai menghangat. Wakil Ketua Umum Demokrat Max Sopacua mengungkapkan, salah satu bahan pertimbangan untuk bisa terpilih menjadi Ketua Umum Demokrat berikutnya adalah apakah sosok tersebut bisa menjadi tokoh pemersatu atau tidak.

“Siapapun jadi Ketua Umum (Demokrat) nantinya harus jadi pemersatu,” katanya usai menghadiri rapat pleno harian di Kantor DPP Demokrat di Jakarta, Kamis (11/12).

Menurutnya, partai Demokrat akan membutuhkan seorang sosok pemersatu untuk memimpin partai berlambang mercy itu selama lima tahun ke depan. Sejauh ini, dia menilai, sosok pemersatu tersebut masih ada pada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketum Demokrat. “Kita melihat Pak SBY masih pemersatu di partai ini,” jelasnya.

Kendati demikian, dia menjelaskan, masih terbuka peluang siapa pun yang berniat maju menjadi calon Ketua Umum pada Kongres Demokrat mendatang, sejauh mempunyai keinginan yang sama untuk membesarkan partai. “Semua harus ditanggapi secara positip. Masalahnya semua punya keinginan yang sama. Selama punya keinginan membesarkan partai sah-sah saja,” pungkasnya.

Mengenai kemungkinan terjadinya fenomena aklamasi dalam pemilihan Ketua Umum Demokrat mendatang, dia menjelaskan, proses aklamasi adalah hal yang absah jika merujuk kepada AD/ART partai. Karena bagaimanapun, pemilihan Ketua Umum adalah pesta demokrasi di tubuh partai politik untuk memilih pemimpinnya. “Kita tidak tutup kemungkinan orang bersaing. Kalau ada yang mengurungkan niatnya, itu sah,” bebernya.

Ketua Harian DPP Demokrat Syarief Hasan menilai, masalah pemilihan Ketua Umum adalah masalah internal Demokrat. Dia sendiri menganggap, tidak ada masalah jika SBY kembali menduduki jabatan Ketua Umum di tubuh partai berlambang mercy itu. “Gak ada masalah dong, malah lebih bagus,” ungkapnya.

Dia menganggap kesibukan SBY yang saat ini menjadi Presiden Global Green Growth Institute (GGGI) tidak akan banyak menyita waktu SBY kalau nantinya kembali terpilih memimpin partai berlambang mercy itu. “Waktunya kalau untuk kegiatan luar negeri sekitar 30 persen lah kegiatannya itu. Kan masih bisa memimpin partai,” ujarnya.

Sebagai informasi, pada tahun 2015 mendatang partai Demokrat akan mengadakan Kongres yang salah satu agenda besarnya adalah memilih Ketua Umumnya. Sejauh ini, kader Demokrat Akbar Yahya dan pendiri partai Demokrat Sys NS sudah mendeklarasikan diri untuk maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum Demokrat mendatang.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca