Kursi Menteri Agama Diperebutkan PKB dan PPP

1

Romahurmuziy

Jakarta – Hingga sore ini belum ada informasi┬áresmi kapan Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan diumumkan ke publik. Diduga penyebabnya karena masih alot tarik menarik soal nama-nama yang akan duduk didalam kabinet. Selain persoalan rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), beredar kabar alotnya penyusunan kabinet juga disebabkan masih terjadi tarik ulur diantara partai Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Salah satu posisi yang menjadi perebutan diantara koalisi partai pendukung Presiden Jokowi adalah Menteri yang akan memimpin Kementerian Agama. Kementerian ini diperebutkan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan rekan koalisi baru di KIH, Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Dalam salah satu kesempatan Lukman Eddy, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, menegaskan bahwa partainya berharap Presiden Jokowi memberikan kursi Menteri Agama kepada kader PKB.

“Kami berbasis NU dan NU organisasi Islam terbesar, jadi tidak apa-apa kalau kami meminta di Kementerian Agama,” jelas Lukman di Jakarta, Rabu (22/10).

Anggota Dewan Syuro PKB, Ali Maschan Musa, juga sempat menyampaikan bahwa PKB sangat menginginkan agar Jokowi memberikan jatah Menteri Agama ke PKB. “Dulu sih, Muhaimin bilang begitu, dulu diminta dan diiyakan, tapi sekarang tergantung Pak Jokowi, soalnya kan panglimanya PDIP,” jelas Ali di Gedung DPR pada Rabu (3/9).

Sementara banyak pihak meyakini, merapatnya PPP kubu Romahurmuziy (Romy) ke KIH karena ada kesepakatan untuk memberikan jatah Menteri Agama kepada PPP. Sempat beredar kabar bahwa Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agama di Kabinet sebelumnya, akan tetap dipertahankan di posisinya oleh Jokowi.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca