Komitmen Akhiri Konflik, KMP Berniat Akomodir Pimpinan Komisi Dari KIH

0

Jakarta – Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) akhirnya berkomitmen mengakhiri konflik politik di parlemen antara keduanya.

Koordinator KMP, Idrus Marham, mengungkapkan dinamika politik yang terjadi di parlemen antara KMP dan KIH sejauh ini menunjukkan dinamika politik yang tidak produktif. Padahal, dibentuknya KMP dan KIH bertujuan untuk mendorong kerja-kerja politik yang produktif di DPR.

“Karena itu maka kita sepakat berkomitmen mengakhiri dinamika politik yang tidak produktif itu,” katanya usai mewakili KMP bertemu dengan Pimpinan DPR dan perwakilan KIH di Gedung Nusantara III DPR di Jakarta, Senin (10/11).

Menurutnya, salah satu solusi untuk mengakhiri konflik antara KMP dan KIH, adalah dengan cara mengakomodir anggota DPR dari KIH untuk bisa duduk di pimpinan Komisi DPR yang pada saat ini terisi oleh anggota DPR dari KMP. “Dalam kerangka itu, maka kita sepakat untuk melakukan revisi terhadap UU MD3 dan tentu diikuti oleh perubahan tatib yang ada,” jelasnya.

Sekjen Golkar tersebut berharap, penandatanganan atas kesepakatan tersebut bisa dilakukan hari ini. Karena, imbuhnya, tidak ada masalah prinsip antara KMP dan KIH. “Kita akan tanda tangani dan perwakilan dari KMP itu adalah Hatta Rajasa, kemudian saya selaku Koordinator KMP dan dari pihak KIH nanti akan diwakili oleh Pramono Anung dan Pak Olly (Dondokambey),” tutupnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca