Kantor DPP Golkar Kembali Ricuh Setelah Massa AMPG Bentrok

0

DPP-Golkar
Jakarta – Kericuhan kembali terjadi di Kantor DPP Golkar. Kericuhan terjadi antara massa Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) loyalis Yorris Raweyai massa AMPG di bawah pimpinan Ahmad Doli Kurnia.

Barisan AMPG di bawah kendali Ahmad Doli Kurnia yang berbaris di halaman parkir DPP Golkar jelang Rapat Pleno Golkar di Jakarta, Selasa (25/11) langsung diserbu oleh Massa AMPG loyalis Yorris Raweyai yang jumlahnya sekitar 200 orang. Sontak, massa AMPG Ahmad Doli Kurnia pun langsung terdesak mundur dan berlarian meninggalkan halaman DPP Golkar.

Setelah massa berseragam AMPG sudah tidak terlihat lagi di halaman parkir, Yorris Raweyai kemudian menenangkan massa. Dengan lantang dia menyampaikan kepada massa, bahwa ada yang mencoba memanfaatkan atribut AMPG untuk kepentingan pribadi.

Sesaat kemudian, Agung Laksono pun muncul dan turut menenangkan massa. Dia menjelaskan bahwa persatuan dan kesatuan tetap perlu dijaga. “Kita ingin menunjukkan partai Golkar partai yang senior, yang terdepan. Kita jaga marwah itu,” ucapnya.

Jubir Poros Muda Partai Golkar Andi Sinulingga yang ditemui tidak lama setelah kericuhan terjadi mengungkapkan, seharusnya kericuhan tidak perlu terjadi jika Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie bisa menemui dan berbicara secara langsung dengan massa dan bukan menghadapi dengan massa tandingan. “Harusnya dijumpai sama Aburizal Bakrie,” katanya.

Apalagi, lanjutnya, permintaan para kader Golkar bukanlah hal yang luar biasa. Antara lain memulihkan hak mereka yang sudah dipecat dari partai berlambang pohon beringin itu.

Selain itu, ungkap Andi, Munas harus siap bukan hanya urusang tanggalnya, melainkan juga harus jelas masalah kepanitiaanya juga. Semua itu harus disepakati di dalam rapat pleno. “Tradisi di golkar selama ini, (diinformasikan) paling minim 3 bulan. Ini sampai H plus 7 kita baru tahu,” jelasnya.

Seperti diketahui, hasil Rapimnas menentukan bahwa pelaksanaan Munas untuk pemilihan Ketua Umum Golkar pada 30 November mendatang. Pada Senin kemarin (25/11) rapat pleno untuk mematangkan pembentukan panitia pelaksanaan Munas Golkar mendatang di Kantor DPP Golkar terpaksa ditunda setelah massa AMPG loyalis Yorris masuk ke ruang rapat pleno. Mereka memprotes pelaksanaan Munas pada 30 November.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca