Jumhur membela Jokowi soal pertemuan dengan Dubes Asing

0

Jumhur PDIP

Jakarta – Jumhur Hidayat dari Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) memberikan pembelaan pada Joko Widodo (Jokowi) terkait pertemuan Jokowi dengan para duta besar dan perwakilan asing di rumah seorang pengusaha bernama Jacob Soetojo di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan. Pertemuan yang juga dihadiri oleh Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri, memantik kritik dan cibiran dari banyak pihak yang menganggap Jokowi membuka diri untuk diintervensi negara lain.

[ads1][ads2]

“Wajar saja kalau para diplomat negara-negara sahabat itu ingin berkenalan dengan calon partai berkuasa dan pemimpin mendatang Indonesia,” kata Jumhur, Rabu (16/4).

Menurut Jumhur, justru pihak-pihak yang menuding Jokowi menjual diri ke asing sangat naif. Mantan Kepala BNP2TKI itu menambahkan, membangun nasionalisme Indonesia bukan berarti harus memusuhi negara lain.

“Ingat, Bung Karno mengatakan internasionalisme sebagai taman sari kebangsaan, maknanya humanisme, persaudaraan kemanusiaan menjaga perdamaian dunia,”  tegas Jumhur.

Jumhur mengapresiasi pertemuan Jokowi tersebut sebagai langkah untuk membangun komunikasi dengan banyak negara sahabat didalam era global.

“Janganlah proses komunikasi dengan para diplomat itu diartikan dengan mudahnya sebagi dikte-mendikte. Saya rasa tidak bijak bila kita berpikiran seperti itu,” sebutnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca