Jumhur Bersama ARM Dukung PDIP

0

Jumhur_Hidayat

Jakarta – Moh Jumhur Hidayat yang saat ini menjabat Kepala BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) bergabung mendukung Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) Pro-PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan).

[ads2][ads1]

Jumhur menyampaikan pernyataan itu kepada pewarta seusai mengikuti pernyataan sikap ARM Pro-PDIP di halaman Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu sore (8/3/2014).

ARM Pro-PDIP itu meliputi gabungan organisasi buruh seperti Gaspermindo (Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia), Gabungan Persatuan Sopir Seluruh Indonesia (Gaperssi), Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), dan Tani Merdeka.

ARM Pro-PDIP  didalam pernyataan sikapnya menegaskan, bahwa sebuah perubahan dan penyempurnaan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia harus diakui sangat dipengaruhi oleh keberadaan partai-partai politik. Karena itu, adalah merupakan sikap yang sudah sepatutnya bila harapan perbaikan itu disalurkan melalui partai-partai politik.

Berikut, setelah memperhatikan dan mendalami dengan seksama prinsip-prinsip berbangsa yang harus dijalankan agar Indonesia semakin maju dan sejahtera, maka sampailah kami pada kesimpulan bahwa Republik ini harus dipimpin oleh cita-cita Kebangsaan yang pluralis dan produktif, cita-cita Kerakyatan yang bisa memastikan bahwa tiap-tiap orang rakyat Indonesia merasakan kemajuan dan kesejahteraan tanpa kecuali dan cita-cita kemandirian yang memastikan bangsa kita bukan hanya bangsa konsumen, tetapi juga bisa menjadi bangsa produsen yang tangguh termasuk tangguh dalam memproduksi pangan sendiri.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut di atas dan setelah melakukan evaluasi atas visi, misi dan ideologi partai-partai politik peserta Pemilu 2014, maka kami yang berasal dari organisasi pergerakan rakyat, sampailah pada kesimpulan yaitu : “Kami percaya PDIP mampu mengemban prinsip-prinsiop kebangsaan, kerakyatan, dan kemandirian seperti yang kami harapkan, dan karena itu kami menyalurkan aspirasi politik kepada PDIP dalam Pemilu 2014.”

Jumhur yang didaulat memberikan orasi menegaskan, mendukung pernyataan sikap ARM Pro-PDIP itu. “Kami telah berkesimpulan bahwa Republik ini harus dipimpin oleh cita-cita kebangsaan yang pluralis dan produktif, cita-cita kerakyatan yang bisa memastikan, bahwa tiap-tiap orang rakyat Indonesia merasakan kemajuan dan kesejahteraan tanpa kecuali,” teriak Jumhur. Dia katakan pula, bahwa cita-cita kemandirian yang memastikan bangsa kita bukan hanya bangsa konsumen, tetapi juga bisa menjadi bangsa produsen yang tangguh termasuk tangguh dalam memproduksi pangan sendiri.

Jumhur menambahkan, dirinya bukan kader dan bukan pengurus dari PDIP. “Saya warga negara biasa yang bebas menyalurkan aspirasi politiknya. Setelah saya dan beberapa sahabat yang seaspirasi dengan saya melakukan evaluasi atas visi, misi dan ideologi partai-partai politik peserta Pemilu 2014, maka kami yang berasal dari organisasi pergerakan rakyat, sampailah pada kesimpulan, yakni kami percaya PDIP mampu mengemban prinsip-prinsiop kebangsaan, kerakyatan, dan kemandirian seperti yang kami harapkan,” tandasnya.

Jumhur menegaskan, bahwa pilihan aspirasinya bergabung bersama ARM Pro-PDIP ini tidak ada deal-deal politik tertentu dengan petinggi atau politisi PDIP. Melainkan yang dilakukannya ini semata-mata murni sebagai warga negara yang bebas berdemokrasi dan menyalurkan aspirasi politiknya.

Sumber Berita: edisinews

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca