Jika Terpilih Jokowi Berniat Hapus Subsidi BBM

0

POM Pertamina

Jakarta – Joko Widodo (Jokowi), calon Presiden (capres) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) berniat akan menghapus subsidi BBM jika nanti terpilih menjadi Presiden. Menurut Jokowi subsidi BBM akan dikurangi bertahap selama 4 tahun, sehingga diharapkan ditahun ke 4 sudah tidak adalagi subsidi BBM.

“Saya kira empat tahun lah, subsidi BBM tadi empat tahun tapi berjenjang. Kurang kurang lalu hilang,” kata Jokowi saat menghadiri Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2014, di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (30/4).

Menurut Jokowi anggaran untuk subsidi BBM sudah terlalu besar jika dilihat dari struktur di APBN yang mencapai Rp210,7 Trilyun. Lebih lanjut Jokowi mengatakan dia akan ambil resiko menghapus subsidi BBM tersebut walau tidak populis dan akan banyak mengalami penolakan serta goncangan sosial.

“(Akan ada) guncangan ekonomi sosial, tetapi harus. Tapi dengan catatan subsidi itu bisa diberikan kepada yang menerima. Misalnya subsidi untuk petani, subsidi untuk nelayan yang dibutuhkan oleh mereka,” jelas Jokowi.

Menanggapi ide Jokowi yang akan menghapus subsidi BBM tersebut, Wakil Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, memberi apresiasi. Bambang berharap Jokowi dapat melaksanakan janji nya tersebut dan langsung dilaksanakan pada tahun pertama jika terpilih nanti.

“Di 2015 harus ada, pokoknya kombinasi dari semua cara (mengurangi subsidi) lah,” kata Bambang setelah mengisi forum Musrembangnas.

Pemerintah sudah memiliki Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2009-2014 untuk penghapusan subsidi BBM. Tapi sampai akan berakhir pemerintahan SBY pengurangan subsidi BBM tidak pernah berhasil dilakukan sesuai dengan rencana.

“Itu juga sudah ada di RPJMN kemarin, enggak gampang. Yah pengurangan (subsidi) itu harus dilakukan walau susah,” ujarnya Bambang ditempat yang sama.

Pada periode kedua SBY menjabat, sudah 2 kali mengajukan kenaikan harga premium dan solar ke DPR. Tapi usulan tersebut selalu dihadang di DPR oleh para wakil rakyat. Hanya sekali berhasil lolos usulan tersebut dengan dinaikannya solar dan premium tahun 2013. Fraksi di DPR yang paling getol menolak pengurangan apalagi penghapusan subsidi BBM diantaranya adalah PDI-P dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

MENARIK DIBACA

loading...

1 KOMENTAR

Tanggapan Pembaca