Jika Budi Gunawan Tetap Dilantik, Tingkat Kepercayaan Kepada Jokowi Bisa Turun

0
Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Gun Gun Heryanto

Jakarta – Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Gun Gun Heryanto menyatakan, proses penentuan siapa Kapolri mendatang pada akhirnya bisa mempengaruhi tingkat legitimasi Presiden Joko Widodo. Menurutnya, dalam konteks seperti itu, mau atau tidak mau Presiden Jokowi harus berani mengambil resiko dalam menentukan siapa yang akan menjadi orang nomor satu di Korps Bhayangkara.

“Karena kalau dia tidak berani mengambil resiko, ini akan berlarut-larut terus,” katanya dalam diskusi polemik Sindo Radio di Warung Daun Cikini Jakarta, Sabtu (31/01).

Dia menjelaskan, jika Presiden Jokowi tetap ngotot untuk melantik Komjen Pol. Budi Gunawan sebagai Kapolri, maka resiko terbesar yang akan didapat adalah kekecewaan di masyarakat. Sebab, masyarakat mendambakan apabila Jokowi mengisi jabatan di Polri dengan sosok yang berintegritas.

“Resikonya ketika dia melantik, meskipun satu hari, dia akan menghadapi resistensi publik,” ujarnya.

Sebaliknya, kata Gun Gun, jika Jokowi tidak melantik Budi Gunawan, maka zona nyaman di tingkat elit politik akan terganggu. Sebab, beberapa waktu lalu 9 fraksi di DPR telah menyetujui pelantikan Budi Gunawan sebagai Kapolri. “Pilihannya apakah merespon publik atau zona nyaman elit politik,” tegasnya.

Dia menambahkan, secara politis, pelantikan Budi Gunawan sebagai Kapolri bisa berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Joko Widodo. “Bukannya melantik pak BG ini tidak menghormati hukum, tapi akan menurunkan tingkat kepercayaan bagi Jokowi,” tutupnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca