Janji Jokowi Menuntaskan Masalah Guru Honorer

0
korban lapindo

Jokowi-JK Menjelaskan Kabinet

Jakarta – Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia telah dilantik pada Senin, 20 Oktober 2014. Kini saatnya Jokowi merealisasikan janjinya saat berkampanye di hadapan para guru. Beliau berjanji akan menyelesaikan seluruh permasalahan tentang guru honorer.

“Kalau saya jadi presiden pengen rampungkan secepatnya (masalah guru honorer). Tapi harus ada kualifikasi,” kata Jokowi dalam acara Rapimnas PGRI, di Puri Agung Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (1/6/2014).

Di lokasi yang berbeda, saat berkampanye di Tegal, Kamis (19/6/2014) Jokowi menegaskan bahwa guru honorer telah lama mengabdi pada dunia pendidikan tapi belum ada kemakmuran sehingga ia menjanjikan akan mengangkat guru honorer.

“Ini harus segera diselesaikan karena beliau-beliau (guru honorer) ini telah mengabdi pada dunia pendidikan lama sekali tapi dengan penghasilan yang sangat minim, sekali seratus sampai dua ratus ribu. Bayangkan inilah fakta yang kita hadapi,” ujar Jokowi.

“Meskipun akan diangkat tetap ada prosedur dan proses yang dilalui. Tapi tetap akan kita angkat,” tutupnya.

Beliau juga pernah mengatakan bahwa selama ini sudah ada 5.900 guru bantu di Ibu Kota yang tidak lagi bermasalah. Penyelesaian ini terjadi setelah adanya pengiriman surat kepada Menteri Aparatur Negara saat itu sebanyak 3 kali berturut-turut.

“Guru honorer masih ada sekitar 12 ribu kalo nggak keliru, sedang diurus. Faktanya kita kekurangan guru. Masalahnya keputusan di Menpan bukan di Gubernur,” tutur Jokowi.

Ketika di Balai Kota DKI Jakarta, Jokowi pernah menyatakan bahwa kesejahteraan seluruh guru wajib dipenuhi. Kesejahteraan ini tidak hanya untuk guru PNS tetapi juga untuk para guru honorer.

“Oleh karena itu, kesejahteraan guru itu wajib, baik guru honorer maupun PNS,” ujarnya, di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (1/5) lalu. (HDKS)

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca