Ical Tegaskan Upaya Islah Harus Berdasarkan AD/ART Golkar

1

Jakarta – Ketua Umum Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie menyatakan masih akan melakukan upaya pembicaraan mengenai kemungkinan terjadinya islah di tubuh partai berlambang pohon beringin. Saat ini, pihaknya masih menunggu apa yang diputuskan oleh Mahkamah Partai.

Demikian disampaikan oleh Aburizal menanggapi pernyataan Kementerian Hukum dan HAM yang menyarankan dualisme kepengurusan diselesaikan melalui mekanisme internal partai Golkar.

Namun demikian, pria yang akrab disapa Ical itu menegaskan, upaya islah tetap harus memenuhi aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dan UU Partai Politik. “Kan nanti musti dibicarakan. Tapi dasarnya selalu AD/ART dan UU partai politik,” katanya di Bakrie Tower di Jakarta, Selasa (16/09).

Menurutnya, langkah yang ditempuh untuk mencapai islah tidak boleh melangar ketentuan yang tertuang dalam AD/ART dan UU Parpol. Kalau upaya islah menemui jalan buntu, baru akan ditempuh penyelesaian hukum di pengadilan. “Jadi kalau kita tidak bisa (islah), kita ke pengadilan,” terangnya.

Ical mengaku tidak menyesalkan keputusan Menkumham yang tidak menetapkan kepengurusan Golkar yang lebih absah, apakah pengurus DPP Golkar hasil Munas Bali atau Munas Ancol. Dia meyakini, pemerintah punya alasan tidak menetapkan kepengurusan Golkar yang didaftarkan pada 8 Desember lalu. “Kita harapkan kita disahkan oleh pemerintah, tapi kan kenyataannya seperti itu,” bebernya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca