Effendi Simbolon : Yang Harus Bertanggung Jawab Jokowi

2
Effendi Simbolon

Jakarta – Effendi MS Simbolon, anggota Franksi PDI Perjuangan tidak sependapat bila buruknya kinerja pemerintah, hanya ditimpakan pada menteri-menteri di Kabinet Kerja Jokowi-JK. Menurutnya bukan hanya kinerja menteri yang harus dievaluasi tapi juga kinerja dari Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

“Masa solusinya ada reshuffle, seolah-olah masalahnya ada dipembantu doang, saya kira kita harus mengevaluasi Presiden dan Wapres dong,” jelas Effendi disebuah acara diskusi publik di Jakarta, Jumat (8/5).

Effendi juga menegaskan bahwa mengevaluasi kinerja Presiden bukan berarti ingin menurunkan Jokowi.

“Bukan mengevaluasi (untuk) menurunkan. Tapi kita meminta laporan Presiden dan Wapres, bukan kita mengotak atik, kemudian mendorong-dorong reshuffle gitu. Apa urusannya ? Yang dipilih rakyat Indonesia kan Presiden dan Wakil Presiden, nga ada kita memilih menteri,” tegasnya.

Menyikapi kondisi ekonomi yang makin terpuruk dengan melonjaknya harga-harga barang kebutuhan pokok, serta rendahnya daya beli masyarakat yang akhirnya mengakibatkan kehidupan masyarakat makin sulit, menurut Effendi harus ada avaluasi.”Saya kira harus ada evaluasi atau solusinya bukan reshuffle dong,” sarannya.

Ia juga mendesak Jokowi agar ada transparansi serta terbuka kepada publik. Jokowi harus mau mengakui kesalahannya atas kondisi yang terjadi saat ini, apalagi Jokowi yang memilih sendiri pembantu-pembantunya.

“Bagi saya, mereka yang memilih, kok para pembantunya yang disalahin. Ketika persoalan melebar  seperti sekarang, dia pilih, kok yang disalahkan menteri yang dipilih. Kita harus bersikap dewasalah, terbukalah, kalau memang ada kekurangan akuilah, kita bisa maklumilah dengan keterbatasan jam terbangnya kita maklumlah,” harapnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca