Dua Kepengurusan Golkar Sepakat Cooling Down

0

Jakarta – Dua kepengurusan Golkar telah melakukan pertemuan untuk membicarakan islah di tubuh partai berlambang pohon beringin itu.

Setelah melakukan pertemuan selama dua jam di Kantor DPP Golkar, baik kubu Aburizal Bakrie maupun kubu Agung Laksono sepakat untuk menenangkan diri hingga pertemuan selanjutnya yang rencananya berlangsung pada 8 Januari 2015 mendatang.

“Tadi setelah berdiskusi selama dua jam, lanjutan rapat akan dilakukan pada 8 januari,” kata Ketua Pengurus Harian Golkar hasil Munas Bali MS Hidayat usai melakukan pertemuan dengan kubu Agung Laksono di kantor DPP Golkar di Jakarta, Selasa (23/12).

MS Hidayat menyatakan kedua kubu sepakat tidak akan membuat pernyataan yang bisa memperkeruh suasana yang sudah terbangun secara kondusif. “Kesepakatan kita adalah kami akan melakukan cooling down dengan tidak membuat statement yang bisa diartikan lain,” jelasnya.

Dia menjelaskan, dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam itu, masing-masing pihak diberikan waktu untuk menyampaikan persepsi dan interpretasi yang masih berbeda di antara dua kubu. Masing-masing kubu, ucapnya, sepakat untuk mengupayakan islah.

Menurutnya, dalam pembicaraan selanjutnya pada tanggal 8 Januari 2015 mendatang kemungkinan akan masuk kepada substansi islah. “Kalau islah itu akan memasuki pembicaraan substantif. Tentu hal-hal itu akan dibicarakan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, hari ini perwakilan DPP Golkar Munas Bali menemui perwakilan DPP Golkar hasil Munas Jakarta di Kantor DPP Golkar di jalan Anggrek Nelly Murni di Jakarta untuk mengupayakan islah di tubuh partai berlambang pohon beringin itu.

Pengurus DPP Golkar hasil Munas Bali diwakili oleh Wakil Ketua Umum Syarief Tjitjip Sutardjo, Wakil Ketua Umum Theo L. Sambuaga, Ketua Pengurus Harian MS Hidayat, Ketua DPP Azis Syamsudin, Fredy Latumahina. Sedangkan, kepengurusan Golkar hasil Munas Jakarta antara lain Wakil Ketua Umum Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua Umum Yorrys Raweyai, Ketua DPP Agun Gunandjar Sudarsa, Ibnu Munzir serta Andi Matalata.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca