DPR Tepis Foto Jokowi Tidak Dipajang di DPR Karena Sentimen

35

Jakarta – Wakil Ketua DPR Fadli Zon menepis anggapan bahwa belum dipasangnya foto Presiden dan Wakil Presiden di ruang DPR disebabkan karena sentimen terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia menegaskan tidak ada kewajiban untuk memajang foto Presiden dan Wakil Presiden di ruang-ruang rapat DPR. Sebab, foto Presiden dan Wakil Presiden bukanlah lambang negara.

“Tidak ada kewajiban sesuai dengan UU. Yang namanya lambang negara adalah Garuda Pancasila, burung garuda,” katanya di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Kamis (11/12).

Menurutnya, pemasangan foto kepala dan wakil kepala negara di gedung DPR hanya lah disesuaikan kebijakan masing-masing parlemen. Bahkan, lanjutnya, di gedung parlemen di seluruh dunia tidak ada foto Presiden dan Wakil Presidennya.

“Coba dicari yang namanya foto Obama di Gedung Capitol. Satu pun tidak ada. Karena ini adalah bentuk dari daulat rakyat. Check and balance,” tegasnya.

Fadli mengungkapkan, di kalangan anggota DPR berkembang pendapat pemasangan foto di ruang-ruang rapat DPR bisa sangat mempengaruhi. Fadli sendiri mengakui dirinya termasuk yang berpendapat tidak perlu ada foto Presiden dan Wakil Presiden di ruang rapat DPR.

“Walaupun (sekali pun) Presidennya yang terpilih kemarin adalah Pak Prabowo sekalipun, tidak perlu ada. Jadi, ini adalah untuk menegaskan daulat rakyat,” tukasnya.

Namun demikian, dia menjelaskan, tidak ada masalah jika foto Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dipasang di luar ruang rapat DPR. Menurutnya, nantinya bisa saja, DPR akan memasang foto tersebut pada ruang display tersendiri. Misalnya, di ruang Nusantara III yang berjejer foto mantan Presiden Republik Indonesia sejak masa Soekarno.

“Iya, nanti kita adakan. Tapi kalau untuk di ruang-ruang rapat, itu agak berbeda. Tidak boleh mempengaruhi keputusan-keputusan,” tegasnya.

Sebagai informasi, sejak Presiden dan Wakil Presiden dilantik pada 20 Oktober lalu, belum terlihat satu pun foto Joko Widodo dan Jusuf Kalla di gedung DPR.

MENARIK DIBACA

loading...

63 KOMENTAR

Tanggapan Pembaca