Desmond : KMP Solid Walau Konstelasi Perppu Pilkada Berubah

0

Jakarta – Ketua DPP Gerindra Desmond J. Mahesa meyakini barisan partai pendukung Koalisi Merah Putih (KMP) akan tetap solid pasca perubahan konstelasi politik soal Perppu Pilkada.

Dia menyatakan, semangat yang mendasari KMP adalah semangat untuk berada di luar pemerintahan. “Kalau bicara tentang solid atau tidak, tinggal satu (partai) pun jalan. Itu semangat KMP,” katanya di gedung parlemen di Jakarta, Kamis (11/12).

Karena itu, jika akhirnya ada partai di KMP yang justru mendukung kebijakan pemerintah Joko Widodo dan Jusuf Kalla, maka bisa disebut, bahwa dia sudah keluar dari KMP. “Jadi selama 5 tahun, siapa pun yang berada di luar, itulah KMP. Kalau didalam bukan KMP lagi,” tegasnya.

Menurutnya, KMP akan terus mewakili rakyat untuk mempertanyakan kepada pemerintah jika membuat berbagai kebijakan yang menimbulkan tanda tanya ditengah masyarakat.

Salah satu kebijakan yang nantinya akan dipertanyakan oleh KMP menyangkut kenaikan harga BBM menjadi Rp. 8.500. Sehingga, dia dengan tegas menolak jika dikatakan KMP melancarkan politik “kalah-menang”.

Sementara itu, mantan politisi PKS Misbakhun tidak memungkiri bahwa tidak ada ikatan ideologis di antara partai pendukung KMP. Pasalnya, KMP lahir di tengah situasi politik pilpres yang berujung dengan kekalahan capres dan cawapres yang diusung KMP Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.

“Kebetulan, isinya hampir sama dengan para pendukung pak Prabowo di Pilpres 2014 kemarin,” jelasnya.

Namun demikian, dia memandang, keberadaan partai di luar pemerintahan justru memperkuat keberadaan DPR. “Kalau saya berharap bahwa parlemen yang kuat dan penyeimbang yang kuat akan memperkuat demokrasi kita,” ungkapnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca