Bambang Soesatyo : Giliran Hadi Purnomo dicabik cabik

0

hadi purnomo

Jakarta – Bambang Soesatyo, Anggota Komisi III DPR, berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak berhenti hanya dipenetapan Hadi Purnomo, Ketua BPK, sebagai tersangka kasus penyalahgunaan kewenangan saat menjabat Dirjen Pajak.

[ads1][ads2]

“Penetapan HP (Hadi Poernomo) sebagai tersangka oleh KPK juga harus disusul pemeriksaan terhadap pemilik BCA. KPK harus jadikan kasus ini pintu masuk untuk membongkar lebih luas dan besar lagi berbagai dugaan penyimpangan pajak dan penyimpangan BCA sebagai salah satu penerima fasilitas terbesar BLBI,” ujar Bambang, Selasa (22/4).

Bambang yang juga Politisi Partai Golkar tidak terkejut dengan ditetapkannya Hadi sebagai tersangka. Sudah lama Hadi di target oleh KPK soal dugaan Korupsi Pajak semasa Hadi menjabat Dirjen Pajak 2002-2004.

Bambang juga menduga ada kaitan antara ditetapkannya Hadi Purnomo sebagai tersangka dengan bergulirnya kembali kasus Century. Bambang yang juga anggota Pansus Century mengungkapkan bahwa Hadi sebagai ketua BPK yang telah memberikan hasil Audit kasus Century ke KPK telah membuat beberapa pihak meradang. Dalam hasil Audit BPK tersebut Hadi mengungkap aliran dana dan kerugian negara, hal ini dinilai bersikap sangat keras terhadap pemerintah dan Bank Indonesia (BI).

“Jadi, saya tidak terkejut ketika Senin 21 April ini KPK menetapkan Hadi Poernomo sebagai tersangka,” tegas Bambang.

“Jadi, kesimpulannya adalah hasil audit BPK atas kasus Bank Century sudah mencabik-cabik pemerintah dan BI. Kini, giliran Hadi Poernomo yang dicabik-cabik,” ujar Bambang.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca