Bambang Haryo : 100 Hari Presiden Jokowi, Kebijakan Poros Maritim Cuma Jadi Jualan

3
Jokowi bersama Keluarga

Jakarta – Memasuki 100 hari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) banyak pihak mulai mempertanyakan komitmen Jokowi untuk mewujudkan janji-janjinya sebagai Presiden.

Seperti yang disampaikan Bambang Haryo Soekartono, anggota Komisi VI DPR RI. Ia mempertanyakan realisasi janji Jokowi yang tercantum dalam Visi – Misi nya sebagai Presiden dan programnya yang disebut Nawacita.

“Hari ini tepat 100 hari Jokowi menjabat Presiden Indonesia, akan tetapi sudah banyak program yang tidak sesuai dengan Nawacita,” jelas Bambang dalam rilis yang diterima redaksi Fren247, hari ini Kamis (29/1).

Tidak hanya dalam urusan pemberantasan korupsi yang dinilai sangat lemah dengan munculnya persoalan KPK versus Polri, tapi juga komitmen Jokowi mewujudkan poros maritim yang jadi program unggulannya juga mulai diragukan.

“Pemerintah Jokowi saat ini belum merealisasikan janjinya kepada rakyat indonesia, salah satunya yaitu ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim,” jelas Bambang.

Bambang juga mempertanyakan pernyataan yang selalu diucapkan Jokowi selama masa Pilpres. “Bahwa mengurus Indonesia itu gampang kalau dia sudah jadi presiden, tapi nyatanya belum ada perubahan yang signifikan sampai dengan detik ini,” ungkapnya.

“Poros Maritim dari dulu sudah digembor-gemborkan sama Jokowi, yang akan dikerjakan dalam waktu yang singkat tapi nyata sampai detik ini tidak ada realisasi yang baik,” ujar Bambang.

Sisi lain, Bambang juga berharap Presiden Jokowi peka terhadap berbagai persoalan rakyat serta tidak membuat kebijakan yang hanya menguntungkan kepentingan kelompok tertentu saja.

“Pemerintah harusnya bisa peka dalam menentukan kebijakan, bukan malah membuatkan kebijakan yang tidak pro rakyat dan malah mementingkan kepentingan kelompok mereka saja,” tutupnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca