Arena Kongres PDIP Tidak Ada Poster Jokowi

0
Wayan Koster, Ketua DPD I PDIP Bali

Denpasar – Arena Kongres IV PDI Perjuangan di Inna Grand Bali Beach, Sanur Denpasar dipenuhi ratusan atribut partai berlambang Banteng Moncong Putih tersebut. Sejumlah bendera, spanduk bahkan baliho berukuran besar mewarnai lokasi Kongres. Namun tidak tampak satpun spanduk atau baliho Presiden Joko Widodo (Jokowi) diseputaran arena Kongres. Hal ini sempat menjadi perbincangan diantara peserta kongres dan masyarakat.

Politisi PDIP Made Arjaya pun turut menyoroti mengenai Baliho atau Spanduk Jokowi yang tidak terlihat sama sekali di arena Kongres atau dititik lainnya.

“Yang kurang dari Kongres IV PDIP di Bali, kita tidak melihat poster atau spanduk Jokowi. Maksud saya, sebagai kader partai, kita harus bangga mempunyai kader yang menjadi presiden. Baru sekarang PDIP melahirkan presiden yang dipilih langsung oleh rakyat,” katanya, di Denpasar, Rabu (08/04).

Mantan anggota DPRD Provinsi Bali ini menjelaskan, meskipun Megawati pernah menjadi presiden RI, tetapi masih dipilih dalam forum MPR dengan situasi politik yang sangat gaduh saat itu.

“Kita tidak melihat poster atau baliho Jokowi. Ada apa PDIP dan Jokowi ? Seharusnya dalam hajatan besar seperti saat ini menjadi kebanggaan bagi kita semua bahwa ada kader partai yang menjadi Presiden. Itu harus ditunjukan. Partai lain selalu bangga menunjukkan itu, sedangkan PDIP ?,” ungkapnya heran.

Menurutnya, pada hajatan politik seperti Kongres partai, seyogyanya harus menampilkan poster Presiden RI Joko Widodo sebagai kebanggaan segenap kader partai.

Faktanya, hanya terpampang tokoh-tokoh atau figur partai yang hanya ingin mencari muka untuk dilihat kader partai seluruh Indonesia. Mengapa tidak menunjukan Jokowi yang merupakan kader partai sekaligus menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia.

“Agak ganjil sedikit, gak ada poster atau baliho Jokowi. Apalagi Bali sebagai basis dari PDIP dianggap perlu untuk memajang baliho Jokowi,” pungkasnya.

Seperti diketahui Ketua Panitia Kongres, Wayan Koster mengatakan bahwa pihaknya memasang sekitar 10.500 atribut partai (bendera, banner, dan sebagainya) yang disebar di Bali.

MENARIK DIBACA

loading...

TINGGALKAN TANGGAPAN

Sila masukan komentar anda
Silahkan masukan nama disini