Agus Pambagyo : Jokowi Perlu Juru Bicara Agar Tidak Terjadi Kebingungan Publik

0
Andi Widjajanto

Jakarta – Agus Pambagyo, pengamat kebijakan publik menyaranakan Presiden Jokowi segera menunjuk Juru Bicara Kepresidenan akibat seringnya terjadi silang pendapat antara Jokowi dengan para menterinya.

“Jokowi perlu buka posisi (Juru Bicara) ini lagi untuk menurunkan suhu kebingungan publik,” saran Agus dalam sebuah diskusi Kajian Opini Publik di Jakarta, Minggu (10/5).

Menurut Agus, posisi Juru Bicara menjadi sangat penting untuk segera dibentuk karena Menteri Sekretaris Kabinet dan Menteri Sekretaris Negara yang diharapkan bisa melaksanakan tugas tersebut malah kerap menimbulkan kegaduhan politik akibat statemen yang dikeluarkan.

“Contohnya pidato Presiden yang banyak mendapat pujian tentang IMF saat peringatan 60 tahun KAA beberapa waktu lalu, Seskab Andi Widjajanto langsung mempertunjukkan diri sebagai pembuat naskah pidato. Hal ini tidak lazim, biasanya pembuat pidato dibuka setelah (Presiden) tidak menjabat,” ungkap Agus.

“Tapi, ketika pidato itu dibantah SBY, Seskab diam saja. Justru pernyataan SBY malah dibalas Menteri Keuangan. Ini komunikasi yang tidak baik,” jelasnya.

Banyak persoalan lainnya terkait mis komunikasi antara Presiden dengan para Menterinya. Seperti kasus Keppres tentang kenaikan uang muka mobil pejabat negara. Seskab seharusnya memberikan informasi lengkap kepada Presiden soal surat yang akan ditandatangani serta konsekwensinya. “Dan harus disampaikan pula dengan baik kepada publik,” ungkap Agus.

“Saya sangat berharap ada juru bicara supaya melindungi Presiden,” tutup Agus.

MENARIK DIBACA

loading...

1 KOMENTAR

Tanggapan Pembaca