Agus Gumiwang Calon Ketum Golkar Munas Ancol Tegaskan Dukung Jokowi-JK

2
Peserta Munas Golkar IX Ancol Jakarta
Peserta Munas Golkar IX Ancol Jakarta

Jakarta – Agus Gumiwang, calon Ketua Umum (Ketum) pada Musyawarah Nasional (Munas) IX Golkar versi Presidium Penyelamat Golkar, menegaskan mendukung Presiden terpilih Jokowi – JK. Hal ini disampaikannya pada saat penyampaian Visi-Misi calon Ketua Umum didepan peserta Munas IX Golkar yang berlangsung di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta.

“Pilihan kami mendukung Jokowi-JK adalah bentuk kami senantiasa ada pada kehendak rakyat banyak,” ungkap Agus yang juga salah satu inisiator pembentukan Presidium Penyelamat Golkar bersama Agung Laksono dan Priyo Budi Santoso.

Dalam paparan Visi-Misi nya Agus menekankan pada 3 poin utama yang harus dilakukan Golkar kedepan. Pertama Golkar harus mengutamakan kepentingan rakyat dibanding kepentingan kelompok atau golongan. Kedua, jika diberikan kesempatan untuk memimpin Golkar, Agus berjanji akan melibatkan kaum muda dengan porsi yang lebih besar.

“Partai Golkar haruslah menjadi partainya anak muda, dinamis, sarat gagasan yang relevan dengan kebutuhan,” ujar Politisi yang merupakan putra dari tokoh Golkar, Ginandjar Kartasasmita.

Hal ke-3 yang akan diperjuangkan Agus adalah menjadikan Golkar sebagai Partai yang dekat dengan rakyat yang mengusung isu-isu yang menjadi tuntutan rakyat.

Dalamm Munas Golkar Versi Presidium ini, telah ditetapkan 3 orang calon Ketua Umum, yaitu; Agus Gumiwang, Agung Laksono dan Priyo Budi Santoso. Munas Golkar yang diselenggarakan di Ancol Jakarta ini, dimajukan dari rencana sebelumnya pada Januari 2015.

Sebagaimana diketahui Presidium yang dimotori Agung Laksono menolak pelaksanaan Munas Golkar di Bali yang diselenggarakan oleh DPP Partai Golkar Pimpinan Abu Rizal Bakrie. Alasan penolakan diantaranya waktu pelaksanaan yang dipilih pada 30 november hingga 4 Desember tidak sesuai dengan AD/ART Golkar dan Presidium berpendapat waktu yang sesuai adalah pada Januari 2015.

Pengurus DPP Golkar versi Munas Bali mengklaim bahwa Munas Golkar Ancol adalah tidak sah dan merupakan Munas KW2 sebagaimana diungkapkan oleh Bambang Soesetyo saat melakukan konferensi pers di Jakarta siang tadi, Minggu (7/12).

“Apa yang sedang terjadi di Ancol itu inkonstitusional. Bisa saja Munas itu disebut Munas tandingan atau oplosan. Bisa juga Munas KW 2,” tegas Bambang.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca