Tim Transisi Pertimbangkan Usul 7 Hari Kerja Kantor Pemerintah

0
Ilustrasi - Risma, Walikota Surabaya, sedang memberikan pengarahan pada camat dan lurah se Surabaya
Ilustrasi - Risma, Walikota Surabaya, sedang memberikan pengarahan pada camat dan lurah se Surabaya
Ilustrasi – Risma, Walikota Surabaya, sedang memberikan pengarahan pada camat dan lurah se Surabaya

Jakarta – Tim Transisi Joko Widodo – Jusuf Kalla mempertimbangkan usulan yang disampaikan oleh Organisasi Kemasyarakatan sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) agar pemerintahan Jokowi-JK memberlakukan 7 hari kerja.

“Ini satu ide menurut saya revolusi dari Garda Bangsa bahwa libur pegawai pemerintah dibagi beberapa tahap, sehingga bekerja bisa dilakukan tujuh hari seminggu dengan sistem libur yang dibikin pilihan beberapa hari,” kata Deputi Tim Transisi Jokowi-JK Eko Sanjoyo di sela-sela Seminar Kebangsaan yang digelar Fraksi PKB MPR di Jakarta, Minggu (14/9).

Usulan ini disampaikan Dewan Koordinasi Nasional Garda Bangsa, melalui Wakil Ketua Umum Anas Nasihin dalam seminar yang juga dihadiri Tim Transisi Jokowi – JK.

Nasihin menilai, saat ini jumlah PNS sudah terlalu banyak, tetapi reformasi birokasi tidak berjalan. PNS, kata Nasihin, bekerja tidak efektif sehingga pelayanan pemerintah menjadi terhambat. Oleh karena itu, Garda Bangsa menilai bahwa libur PNS pada hari Sabtu dan Minggu harus dihilangkan.

“Silakan dipilih liburnya kapan supaya pemerintah berjalan efektif, tidak ada matinya (pelayanan -Red). Sabtu-Minggu tetap bekerja, jangan libur seperti sekarang. Liburnya bisa Kamis-Jumat, atau hari apa, diatur saja bergiliran,” kata Nasihin.

Menurut Nasihin dengan memberlakukan kerja 7 hari penuh, irama kerja pemerintah dalam melayani masyarakat bisa lebih efisien, efektif dan responsif. Hari kerja 7 hari penuh tidak dimaksudkan PNS bekerja full selama 7 hari penuh

“Pemerintah bisa disebut responsif jika PNS-nya bisa bekerja tujuh hari full tanpa hari libur. Tapi, tidak harus full juga kerjanya. Maksud saya hari liburnya bisa dipilih,” kata Anas saat seminar.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca