Surat Penetapan Tersangka Diberikan Setelah Tewas

0

Tahanan Polsek Sukodono Tewas

Sidoarjo – Keluarga Imron Zainuddin (27 tahun), korban yang tewas setelah ditahan di Mapolsek Sukodono, siang ini Sabtu (1/11), mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Porong untuk melihat jenazah. Polisi membawa keluarga korban untuk menyaksikan hasil visum yang dilakukan oleh pihak Rumah Sakit.

Pada saat bersamaan Polisi menyerahkan surat penetapan Imron sebagai tersangka. Surat tersebut diserahkan pada keluarga korban pada pukul 15.30 WIB setelah korban tewas sebelumnya berdasarkan hasil pemeriksaan di Puskesmas Sukodono.

Keluarga tidak dapat menerima tindakan Polisi yang menentapkan Imron sebagai tersangka, apalagi korban sudah tewas. Berdasarkan keterangan saksi-saksi dilapangan, Imron bukanlah pelaku keributan penonton tapi adalah korban akibat keributan yang terjadi pada Jumat (31/11) malam tersebut.

Kuasa hukum keluarga Imron, Abdul Ghoni, berpendapat tindakan polisi yang mengeluarkan surat penetapan tersangka setelah korban tewas adalah janggal.

Sementara pihak kepolisian berpendapat, pemberian surat penetapan tersangka tersebut sudah sesuai prosedur. Kapolsek Sukodo, AKP Tego S Marwoto, menyatakan Imron ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan terhadap anggota Polisi yang bernama Aman.

“Sudah ada dua alat bukti, berupa keterangan tersangka dan korban (Aman – Red),” jelas Tego ke awak media.

Tego juga menegaskan, sesuai prosedur tembusan surat penetapan tersangka dan penangkapan Imron diberikan dalam waktu 1×24 jam.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca