Sampai Desember 2014, Pemerintah Sudah Pulangkan 20 Ribu TKI Bermasalah Ke Daerah Asal

0
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, beri keterangan pers seusai tinjau RPTC Jakarta

Jakarta – Sepanjang tahun 2014, pemerintah sudah berhasil memulangkan 20 ribu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mendapatkan masalah di luar negeri hingga ke kota asalnya.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, tugas yang diemban Kementeriannya pada tahun 2014 hanya memulangkan 5000 TKI yang mendapatkan masalah di luar negeri.

Namun, hingga bulan bulan Desember ini pihaknya sudah berhasil memulangkan TKI empat kali lipat dari jumlah tersebut. “Kemarin itu, tugas Kemensos memulangkan 5000 TKI bermasalah, tapi sampai Desember sudah 20 ribu,” katanya di Jakarta, Jumat (26/12).

Menurutnya, tugas yang diemban oleh kementerian sosial adalah memberikan unit layanan psikis untuk memulihkan kejiwaan para TKI, selain mengurus kepulangan para TKI ke kota asalnya. Di tempat penampungan, Kemensos menyediakan fasilitas konseling bagi para TKI.

Dia menyatakan, Kementerian Sosial sejauh ini mempunyai 27 Rumah Pemulihan dan Trauma Center (RPTC) sebagai tempat transit bagi para TKI sebelum kembali ke rumahnya.

RPTC di Tanjung Pinang Riau menjadi tempat penampungan yang paling banyak menampung para TKI. Bahkan jumlah TKI yang ditampung di RPTC Tanjung Pinang lebih besar dibandingkan dengan di RPTC Jakarta. “Dari RPTC yang ada, yang (jumlah TKI nya) besar berada di Tanjung Pinang,” pungkasnya.

Dirjen Pemberdayaan Sosial Agus Elia menambahkan, pemerintah menargetkan bisa memulangkan 50 ribu TKI bermasalah di tahun 2015. Meskipun, hingga saat ini dana yang tersedia untuk memulangkan TKI bermasalah untuk tahun depan baru bisa mencukupi kebutuhan sebanyak 20 ribu TKI.

Karena itu, dia berharap, ada dana tambahan untuk bisa memulangkan sesuai dengan target pemulangan 50 ribu TKI bermasalah di tahun depan. “Tahun depan, mudah-mudahan kita sudah siap untuk 20 ribu. Kita harapkan paling tidak 50 ribu (yang bisa dipulangkan). Saya harap ada policy, ada dana cadangan,” pungkasnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca