Rudyatmo : Jokowi Harus Kaji Ulang Keputusan Menaikan BBM

0
Esemka
Hadi Rudyatmo, Walikota Solo

191114-raditya-Walikota-Solo
Solo – Walikota Solo, FX. Hadi Rudyatmo, menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih memiliki kesempatan untuk kembali melakukan revisi terkait keputusanya yang mengeluarkan kebijakan menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi beberapa waktu lalu. Menurutnya, mantan Walikota Solo itu harus memberikan penjelasan terlebih dahulu kepada masyarakat, terkait harga minyak mentah berapa, alasan kenapa dinaikan, dan lain sebagainya.

“Saya rasa tak masalah jika keputusan kenaikan harga BBM kemarin dikaji ulang, masyarakat berhak mengetahui apa alasan Presiden menaikan harga BBM. Jika Presiden secara gamblang mau menjelaskan alasan kenaikan harga BBM, saya rasa ini menjadi pencerahan kepada masyarakat. Karena saat ini yang banyak orang tahu bahwa harga minyak (minyak mentah dunia -Red) turun, namun harga BBM di Indoensia malah naik,” kata Rudy saat ditemui wartawan di Balaikota, Rabu (19/11) siang.

Rudy juga menambahkan sebenarnya tak masalah jika harga BBM naik, namun harus ada penjelasan yang jelas dahulu dari pihak pemerintah. Jika harga BBM naik, kenaikan tersebut tidak langsung dilakukan secara keseluruhan, melainkan secara bertahap.

“Kalau memang perlu dinaikan, jangan dilakukan bersamaan. Melainkan yang dinaikan bagi pengguna mobil roda empat pribadi dan kendaraan milik pemkot terlebih dahulu. Baru setelah ada hitung-hitungan jelas, kita sampaikan ke rakyat bahwa perlu juga untuk dinaikan dikendaraan lainya. Masih ada kesempatan untuk Presiden, kalau harus di tunda bagi saya itu tak masalah,” tegasnya.

Selain itu Rudy mengaskan sangat tidak setuju jika beban negara langsung diberikan kepada rakyat. Karena hal ini malah semakin membuat rakyat terpuruk.

“Perkara negara itu memiliki beban, ya itu memang kewajiban dari negara. Jangan beban tersebut diberikan kepada rakyat dahulu, namun negara harus menanggung beban terlebih dahulu. Setelah membuat perhitungan yang jelas, baru kita bersama-sama antara negara dan masyarakat untuk memikul beban tersebut secara gotong royong,” harap Rudy

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca