Ribuan Buruh Ancam Kepung Grahadi Selama 3 Hari

1
Unjuk Rasa Buruh Depan Grahadi Surabaya (13/11/2014}

Unjuk Rasa Buruh Depan Grahadi

Surabaya – Ribuan buruh dari Mojokerto, Pasuruan, Sidoarjo, Gresik serta Surabaya yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Grahadi Surabaya, Kamis (13/11) siang,  mengancam akan kembali berunjuk rasa pada tanggal 19 November dan akan menduduki Grahadi selama 3 hari jika janji Gubernur tidak dipenuhi.

Dalam pertemuan tertutup antara perwakilan buruh dan pemerintah didalam geduang Grahadi, ada komitmen pemprov untuk mempertemukan perwakilan buruh dengan walikota/Bupati se Jawa Timur.

“Apabila Gubernur Jawa Timur, Pakde Karwo, mengingkari janjinya untuk mengundang perwakilan buruh untuk tatap muka bersama Walikota/Bupati se Jawa Timur pada tanggal 17 atau 18 nanti, maka kami akan turun dengan massa lebih banyak lagi dari sekarang, ” ancam Sukardji, Koordinator aksi dihadapan massa buruh.

Komita Aksi Anti Upah Murah (KAAUM) akan terus mengawal kebijakan yang akan diambil oleh Gubernur Jawa Timur terkait Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang akan diputuskan pada tanggal 21/11 mendatang.

“Apabila keputusannya itu nanti tidak sesuai dengan hasil rekomendasi yang telah disepakati antara Buruh dengan Bupati/Walikota terkait UMK, maka kami akan mengepung Grahadi ini sampai tuntutan kami dikabulkan,“ jelas Sukarji.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca