Penetuan Dirut Pertamina Molor karena Presiden Ingin Calon Berintegritas Tinggi

4
Deputi KPK Bidang Pencegahan Johan Budi SP

JAKARTA, fren247.com – Sudah lebih sebulan kursi Direktur Utama PT. Pertamina ditinggalkan oleh Dr. Ir. Dwi Soetjipto, namun hingga saat ini penggantinya belum kunjung ditetapkan. Hal ini sempat menjadi bahan perbincangan berbagai kalangan, apalagi pada 3 Februari silam Menteri BUMN, Rini Soemarno menegaskan Plt Direktur Utama Pertamina hanya akan menjabat maksimal 30 hari.

“Nah penggantinya karena memang prosesnya, harus ada proses. Jadi sekarang ini di dewan komisaris rapat tadi dan menentukan pejabat sementara. Pejabat sementara ini menjadi pejabat sementara ini hanya bisa 30 hari,” ungkap Rini masa itu di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menjawab molornya penetapan Dirut Pertamina tersebut, Juru Bicara Presiden Johan Budi memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada hari ini, Rabu (15/3).

Presiden Joko Widodo, kelas johan, menginginkan calon Direktur Utama PT Pertamina adalah sosok yang memiliki kemampuan, kapasitas, kapabilitas, dan integritas yang tinggi.

“Yang punya kemampuan, kapasitas dan kapabilitas, dan tentu memiliki integritas juga,” ungkapnya.

Beberapa nama telah masuk ke Presiden, dan presiden meminta masukan banyak pendapat dari berbagai kalangan. Salah satu ukuran penilaian Presiden adalah Integritas calon.

“Salah satunya ukurannya adalah itu (integritas). Dan sebelum memilih Presiden punya banyak telinga yang kemudian memberi masukan kepada Presiden dan Presiden ini diberi beberapa nama usulan dari stakeholder baik BUMN dan kementerian yang lain yang kemudian diminta Presiden untuk ada informasi,” katanya.

Hal itulah yang menyebabkan penetapan calon Dirut Pertamina molor.

Walau demikian, Johan memastikan sudah ada dua nama yang menguat untuk dipilih dan ditetapkan sebagai Dirut Pertamina. Siapa calon tersebut Johan enggan menyebutkan, dan minta semua menunggu hasil keputusan RUPS yang akan dilakukan besok, Kamis (16/3).

“Kalau itu saya tidak tahu. Yang menguat dua, tapi belum tahu ini dari eksternal atau internal. Mungkin besok bisa tahu. Besok RUPS akan diputuskan direksinya,” katanya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca