Pelanggaran Izin Jadwal Terbang Air Asia QZ-8501 Sudah Berlangsung 3 Bulan

1
Air Asia di Bandara Juanda

Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Dirjen Perhubungan Udara telah melakukan investigasi terhadap pelanggaran izin jadwal terbang Air Asia QZ-8501 rute Surabaya – Singapura, pulang pergi. Dan ditemukan bahwa pelanggaran izin ini telah terjadi selama 3 bulan.

Jadwal resmi dari Kemenhub yang dikantongi oleh maskapai Low Cost Carrier (LCC) ini adalah setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 5.20 WIB take off dari Surabaya menuju Singapura. Namun kenyataan dilapangan yang terjadi adalah Air Asia QZ-8501 merubah jadwal penerbangan menjadi hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu, tanpa ada pemberitahuan dan permintaan perubahahan jadwal kepada Kemenhub.

Djoko Murjatmojo, Plt Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, mengelak saat ditanya awak media, kenapa setelah 3 bulan baru diketahui pelanggaran jadwal terbang yang dilakukan Air Asia. “Itu yang akan kita selidiki,” elak Djoko diplomatis.

Sebagaimana diketahui, Kemenhub telah mengambil tindakan tegas membekukan izin penerbangan Air Asia QZ-8501 karena ditemukan pelanggaran izin jadwal terbang yang telah ditetapkan Kemenhub bagi Air Asia rute Surabaya – Singapura. Berdasarkan izin yang dikeluarkan Kemenhub, Air Asia QZ-8501 semestinya memiliki jadwal terbang pada hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu. Namun pihak Otoritas penerbangan sipil Singapura (Civil Aviation Authority of Singapore – CAAS) telah mengeluarkan pernyataan resmi yang berbeda dari keterangan Kemenhub. CAAS menyatakan izin jadwal terbang Air Asia QZ-8501 adalah hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu dari Surabaya menuju Singapura dan mendarat pukul 8.30 waktu Singapura.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca