MenPAN-RB Apresiasi 11 Bupati/Walikota Berkinerja Baik

0
MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi

Jakarta – Pemerintah kembali menyerahkan laporan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja sebanyak 505 pemerintah kabupaten/kota yang menyerahkan laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP). AKIP adalah potret keteladanan jajaran aparatur negara dalam berkinerja pada sebuah instansi.

Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi‎ mengatakan bahwa saat ini eranya untuk fokus pada kemashalatan masyarakat, yaitu‎ upaya untuk menghasilkan output dan outcome yang sesuai kebutuhan masyarakat. Penerapan sistem AKIP ini diarahkan untuk memfokuskan kinerja instansi pada arah yang sama, serta meningkatkan efektivitas dan efesiensi penggunaan anggaran negara.

“Setiap awal tahun kita akan menandatangani perjanjian kinerja. Perjanjian antara atasan dan bawahan untuk mewujudkan kinerja tertentu sesuai dengan sumber daya yang dikelola,” katanya di Balai Kartini, Jakarta, Senin (8/12).‎

Dalam kesempatan itu Yuddy mengapresiasi para bupati dan walikota yang meraih nilai baik, terlebih bagi yang mendapat nilai B.‎ Hal itu diungkapkannya dihadapan seluruh bupati/walikota yang hadir di Balai Kartini.

Yuddy sudah menandatangani Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 53 Tahun 2014 yang mewajibkan kepada seluruh instansi untuk menyusun perjanjian kinerja dan pelaporan kinerja. Kebijakan ini merupakan sandaran bagi semua instansi untuk menegakkan komitmen dalam memberikan pelayanan secara optimal serta melaporkan kinerja pelaksanaannya pada akhir tahun.

Se‎mentara itu Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntanbillitas Aparatur dan Pengawasan KemenPAN-RB M Yusuf Ateh mengungkapkan bahwa acara ini memiliki arti penting. Pasalnya hal ini merupakan implementasi sesuai dengan semangat Gerakan Nasional Revolusi Mental Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digaungkan oleh Presiden Jokowi pada momentum Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-43 Korpri tahun 2014 lalu.

Presiden meminta agar ASN menjadi guru dan teladan bagi masyarakat.‎ “Aparatur negara harus menjadi guru dan teladan, hemat dalam membelanjakan tetap optimal dalam pencapaian kinerja,” ujar Ateh.

Untuk diketahui, kesebelas kepala daerah dimaksud adalah Kabupaten Bintan, Kab. Karimun, Kota Tanjung Pinang, Kab. Muara Enim, Kota Sukabumi, Kab. Bantul, Kab. Kulon Progo, Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kota Manado dan Kabupaten Badung.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca