Masuk Hari Keenam, Basarnas Operasikan Alat Pendeteksi Bawah Air

4
Ilustrasi Pesawat Air Asia jenis Airbus A320-200

Jakarta – Hari Jumat besok, operasi pencarian dan evakuasi pesawat Air Asia QZ 8501 yang dilakukan oleh tim gabungan Badan SAR Nasional memasuki hari keenam.

Dalam operasi yang akan digelar besok, rencananya tim gabungan Basarnas akan mengoperasikan tambahan alat dan kapal untuk bisa mendeteksi keberadaan badan pesawat. Hingga saat ini, tim gabungan Basarnas masih belum bisa menemukan badan pesawat yang dinyatakan hilang kontak sejak Minggu (28/12) pagi itu.

Kepala Badan SAR Nasional Mayor Jenderal TNI FH Bambang Soelistyo mengungkapkan, dalam pencarian besok, tim gabungan Basarnas akan mengoperasikan bantuan alat-alat yang didapatkan dari Singapura yang berfungsi untuk mendeteksi lokasi benda di bawah kedalaman laut.

Menurutnya, bantuan alat tersebut akan membantu kerja pencarian yang dilakukan kapal berteknologi tinggi yang sudah berada di sekitar area pencarian.

“Kapal Baruna Jaya sudah dilokasi. Kapal geosurvey dari Asosiasi Kontraktor Indonesia akan sampai ke daerah operasi pada pukul 02.00 (dinihari),” katanya di kantor Pusat Basarnas di Kemayoran, Jakarta, (01/01).
Selain itu, lanjutnya, kemampuan untuk mendeteksi keberadaan lokasi benda di bawah laut itu akan membantu kemampuan sonar yang ada di Kapal Republik Indonesia (KRI) TNI AL maupun kapal milik pemerintah Amerika Serikat yang sudah berada di area pencarian di antara utara Laut Jawa dan Selat Karimata.

Dia menyatakan, alat yang sangat dibutuhkan oleh tim gabungan Badan SAR Nasional pada saat ini alat yang bisa mendeteksi keberadaan benda metal di bawah laut. “Sehingga, bisa mendeteksi posisi yang akan menjadi prioritas untuk melakukan penyelaman,” tambahnya.

Bambang menjelaskan, meskipun kondisi cuaca saat ini kurang bersahabat, namun kapal laut masih bisa diterjunkan, sehingga alat-alat berteknologi di atas kapal masih bisa dioperasikan. “Dengan kondisi sepeti itu, alat dan sistem kita agak terganggu. Tapi bukan berarti kita berhenti dengan tugas-tugas pencarian,” tandasnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca