Marinir TNI AL Kirim 122 Personel Bantu Evakusi Bencana Longsor Banjarnegara

0
Ilustrasi Marinir

Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Marinir Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengirim personel untuk membantu proses evakuasi korban longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah. Kepala Subdinas Penerangan Umum (Kasubdispenum) Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) Kolonel Laut (P) Suradi Agung Slamet mengatakan bahwa personel TNI AL tersebut dipimpin oleh Letkol Mar M Bambang Purnama.

Berdasarkan informasi dari Suradi, sebanyak 122 personel satu kompi (SSK) dan dibantu satu Tim Taifib. “Satgas dipimpin Letkol Mar M Bambang Purnama telah berangkat ke lokasi bencana pada Sabtu (13/12) pukul 22.00 WIB dan Minggu (14/12) pagi sudah tiba,” katanya seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima fren247.com, Senin (15/12).

Selain itu, para personel membawa peralatan untuk membantu proses evakuasi berupa delapan Truk Hino, Ford Ranger (2), Ambulan (1), PK (1), Pal SAR (1), Dapur Lapangan (1), Tungku Puan Masak (4) dengan kapasitas 500 orang, Tenda Rumkitlap (8), dokter (1), perawat (15), Ops Al Berat, ALKOM SSB (1), HT (25), Senjata panjang (7), dan Pistol (5).

“Selain itu, TNI AL juga telah mengerahkan satu peleton dari Lanal (Pangkalan Angkata Laut) Cilacap dan satu peleton dari Lanal Cirebon,” ujar dia.

Sementara itu, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Harmensyah mengatakan bahwa personel telah menemukan sebanyak 39 warga meninggal di lapangan akibat bencana longsor tersebut sampai hari Minggu (14/12). “Data sementara korban yang ditemukan meninggal sebanyak 39 orang dan diperkirakan masih 69 korban yang masih tertimbun,” katanya.

Menurut Hermansyah, saat ini seluruh tim dan relawan fokus melakukan evakuasi untuk menemukan korban yang masih hidup. Seluruh korban yang masih hidup akan direlokasi oleh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) setempat.

“Secara teknis memang bisa dengan sistem teras, namun semua itu tergantung pemkab dan warga, kami hanya memfasilitasi. Hampir seluruh daerah di memang sini merupakan daerah rawan longsor,” jelas dia.

Untuk diketahui, bencana tanah longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kabupaten Banjarnegara, Jateng terjadi pada Jumat (12/12) sore. Diduga ada ratusan warga yang tertimbun dalam longsor tersebut.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca