Lokasi Hilangnya Air Asia QZ-8501 Masih Misterius, Negara Tetangga Siap Bantu Pencarian

0
Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Deputi Operasi Badan SAR Nasional, Mayjen TNI Tatang Zaenudi

Jakarta – Penyebab hilangnya Pesawat Air Asia QZ-8501 masih misterius. Sejauh ini, juga masih belum dapat dipastikan lokasi yang menjadi titik keberadaan pesawat milik maskapai Air Asia dengan rute penerbangan Surabaya – Singapura tersebut

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkapkan, sejauh ini ada belum indikasi apa pun mengenai hilangnya pesawat Air Asia QZ-8501. Meskipun, cuaca buruk diduga kuat menjadi salah satu penyebab putusnya kontak antara pesawat dengan pihak Air Traffic Control (ATC) Bandara pagi tadi.

“Cuaca jelek, jelas. Tapi indikasi yang lain belum,” katanya usai memimpin langsung operasi pencarian pesawat Air Asia QZ8501 di kantor Badan Sar Nasional di Kemayoran, Jakarta, Minggu (28/12).

Nemun demikian, Wapres menegaskan, masih belum dapat dipastikan penyebab utama hilangnya pesawat. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah mencari lokasi keberadaan pesawat terlebih dahulu.

Oleh karena itu, dia menghimbau semua pihak agar menunggu proses pencarian yang dilakukan oleh Basarnas. “Kita belum tahu, tunggu dulu penelitiannya. Kita jangan berikan komentar tanpa ada bukti yang jelas,” tandasnya.

Singapura dan Australia Siap Bantu Pencarian

Sementara itu dua negara tetangga, Singapura dan Australia, sudah menyatakan kesiapannya membantu pencarian pesawat Air Asia QZ-8501 tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Wapres JK kepada media saat berada di kantor Basarnas Jakarta.

“Air Asia, Singapura dan Australia siap datang,” katanya usai memantau proses pencarian pesawat di Kantor Basarnas di Jakarta, Minggu (28/12).

Namun demikian, dia menegaskan, radar yang akan digunakan dalam proses pencarian akan menggunakan radar yang dimiliki oleh Indonesia. “(Radar) kita sama kuatnya, sama baiknya dengan luar negeri,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui Pesawat Air Asia QZ-8501 jenis Airbus A320-200, kode registrasi PK-AXC, dengan rute penerbangan Surabaya menuju Singapura, hilang kontak pagi ini, Minggu (28/12). Pesawat hilang kontak sekitar pukul 6.12 WIB disekitar Pontianak dan pulau Tanjung Pandan, setelah take off dari Bandara Juanda pada pukul 5.36 WIB.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca