Lion Air Dapat Pinjaman Cepat dari PT Angkasa Pura II Senilai Rp 4 Milyar

61
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan

Jakarta – Perusahaan maskapai penerbangan swasta Nasional, Lion Air, yang sedang dilanda persoalan akibat delay nya sejumlah penerbangan mendapatkan dana pinjaman sebesar Rp 4 Milyar dari PT. Angkasa Pura II.

Dana tersebut akan dipergunakan oleh Lion Air untuk membayar kompensasi dan refund kepada para penumpang yang terkena delay sejak beberapa hari ini.

“Hari ini kita berkoordinasi dengan AP II untuk meminjam uang AP II sebesar Rp 4 miliar, nanti akan kita kembalikan,” ungkap Edward Sirait, Direktur Umum Lion Air kepada awak media di terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jumat (20/2).

Dijelaskan oleh Edward, langkah ini dilakukan karena perusahaannya kesulitan mendapatkan dana cash untuk membayar kompensasi dan refund kepada penumpang.

“Bukan mencari alasan. Dari Rabu sebenarnya kami mau langsung refund, tapi kami hanya mempunyai uang cash Rp 1,5 miliar karena sangat sulit mencari uang cash karena hari itu libur,” jelasnya.

Dana tersebut rencananya akan dipergunakan Lion Air untuk membayar penumpang akibat penerbangan yang delay sejak beberapa hari ini.

“Saya belum tahu pasti (jumlah pesawat yang delay). Tapi hari ini ada 100 flight dari jam 17.00 sampai 24.00 ini. Total kurang lebih seluruh Indonesia,” ungkap Edward.

Sebagaimana diketahui sejak beberapa hari ini maskapai penerbangan Lion mengalami persoalan dengan jadwal nya. Hampir seluruh jadwal keberangkatan mengalami penundaan dihampir seluruh bandara di Indonesia. Ratusan penumpang terbengkalai sejak beberapa hari ini di Bandara Udara Internasional Soekarno – Hatta. Akibat kejadian ini Lion Air terancam akan mendapatkan sangsi dari kementerian perhubungan.

MENARIK DIBACA

loading...

6 KOMENTAR

  1. Klo AirAsia dimaki-maki, penumpangnya disiksa, cuma karena perizinan yang berbelit-belit dan korup.
    Klo kroni Presiden, menterlantarkan penumpang malah diberi pinjaman…

    Hmm…..

Tanggapan Pembaca