KASAD : Terbukti Tank Leopard Tidak Merusak Jalan

17

Surabaya – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal Gatot Nurmantyo, memenuhi janjinya ke masyarakat Surabaya menggelar Alat Utama Sistem Senjata (alutsista) untuk disaksikan masyarakat. KASAD juga memberi kesempatan masyarakat menaiki kendaraan tempur (Ranpur), seperti Tank Leopard, untuk berkeliling di jalanan Surabaya.

Ribuan warga Surabaya berbondong bondong menuju markas Komando Daerah Militer (Makodam) V/Brawijaya, Rabu pagi (8/10). Mereka sengaja datang dari pagi untuk ikut merasakan menaiki Tank Leopard, yang akan berkeliling Surabaya.

Pantauan reporter fren247 dilapangan, Tank Leopard tersebut menyusuri jalan mulai dari Gajah Mada menuju pertigaan Gunung Sari, jalan Joyoboyo, jalan Diponegoro, jalan Kutai terus masuk Komplek Makodam V melalui Jalan Hayam Wuruk.

Tidak terjadi kerusakan jalan seperti dikhawatirkan banyak pihak karena beratnya bobot Tank Leopard yang mencapai 63 Ton.

Karena bobot Tank Leopard yang besar ini, sempat menimbulkan kabar pengadaannya akan dikaji ulang oleh tim pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Dikhawatirkan tank seberat 63 ton ini akan merusak jalan-jalan di Indonesia saat dioperasikan.

“Buktinya, enggak rusak kan jalannya,” ujar Jenderal Gatot Nurmantyo, saat ditanya wartawan perihal pendapat yang mengatakan Tank Leopard tidak sesuai dengan kondisi jalan di Indonesia.

TNI AD dalam rangka HUT TNI ke 69, menggelar alutsista yang dimilikinya  di Makodam V/Brawijaya. Sebanyak 139 alutsista TNI itu dipamerkan kepada masyarakat, diantaranya sebanyak 88 alutsista digunakan untuk mengajak masyarakat berkeliling kota Surabaya.

MENARIK DIBACA

loading...

149 KOMENTAR

  1. Kalian yg brdebat yg mnjelek-jelekan jokowiii.. Pasti tidak lah laen kalian ini orang-orang nya prabowo,yg belum mau trima dengan kekalahan. Di mana mau maju negara ini kalo ada pemimpin yg berusaha maju untuk rakyat tapi masih banyak orang2 seprti kalian mengkritik trus’trus an

  2. Selama Tracklink kendaraan Tank baik itu MBT (leopard), Scorpion dll masih terdapat Pad Shoe nya ( alas sepatu track dirantainya) makan kecil kemungkinan aspal akan rusak..kecuali besi track nya bersentuhan langsung makan aspal akan rusah itu pun hanya sebatas goresan2 diaspal.

  3. Haha tes nya di jln protokol kota besar sih. Klw memank mau bukti, bwa tank itu ke kampung ku, daerah perbatasan malaysia dan thailand. Klw jln di kmpung ku gk hancur brarti jokowi yg slh. Tpi klw hancur anda tau siapa yg hrus di salahkan. Tank tmpat nya bkn di kota bsar apa lg ibukota. Tmpat nya tu di daerah perbatasan sperti pulau terluar. Smntara utk pembangunan infrastruktur di daerah tersebut sngat minim. Anggaran nya bnyk di makan oleh oknum. Hrus nya semen 1 sak, 3 gerobak pasir psti kuat. Faktanya 1sak semen dikasih pasir 6 gerobak. Nah dstu tank yg kita banggakan bkal di uji. Jgn konent asal klw gk tau fakta lapangan.

Tanggapan Pembaca