JK: PMI Itu Seperti Koperasi, Bencana Seperti Arisan

2

pmi-terima-donasi-dari-indomaretJAKARTA – Setelah MNC Group dan Indomaret mempercayakan dan menyalurkan bantuan mereka untuk korban Topan Haiyan Filipina, Senin(18/11/2013) Bank Rakyat Indonesia tak mau ketinggalan. Rombongan BRI yang dipimpin dirutnya Sofyan Basir menemui Ketua PMI di Markas PMI Pusat Jakarta untuk menyalurkan bantuan mereka.

Dalam sambutannya, Sofyan menyatakan bahwa segenap karyawan bank berpelat merah ini ingin meringankan beban para korban di Filipina. Sofyan berharap nanti BUMN-BUMN lainnya juga bisa melakukan hal serupa.

“Kami berharap semoga BUMN lainnya bisa ikut serta. Bantuan kali ini bisa kami katakan berasal dari dua sumber, yakni zakat mal dari karyawan dan dana CSR perusahaan,” ujarSofyan yang nampak berpakaian rapi lengkap dengan dasinya.

Total bantuan BRI sendiri, sebut Sofyan adalah 2 milyar rupiah. Zakat mal dan dana CSR tersebut masing-masing sejumlah 1 milyar ruipah.

Sementara itu, Ketua PMI Jusuf Kalla mengatakan bahwa PMI berterima kasih atas kepercayaan BRI pada PMI dalam menyalurkan dana bantuannya. Duduk di samping Sofyan dengan mengenakan baju putih berlambang PMI di bagian dada kiri, JK menjelaskan mengapa Indonesia begitu perlu membantu korban bencana Topan Haiyan.

“Ketika Aceh dilanda tsunami, 60 negara yang datang memberikan bantuan dana dan relawan. 50 negara lainnya menyumbang dana saja. Tanpa mereka, Aceh mungkin belum pulih sekarang,” kata JK.

Tentang pengiriman bantuan ke Filipina, JK menjelaskan bahwa dalam minggu ini PMI akan mengirimkan makanan dan tenaga ahli ke sana melalui jalur laut. Selain bantuan, PMI juga membawa bahan bakar untuk keperluan penyaluran bantuan dan lainnya. Selain itu, PMI juga akan membawa makanan sendiri bagi relawannya.

“Dalam membantu, PMI akan mandiri. Solar dan makanan akan bawa sendiri,” kata JK.

Berbicara mengenai jumlah korban meninggal di sana, JK mengatakan bahwa jumlahnya jauh lebih kecil ketimbang korban tsunami di Aceh. Tapi, sambung JK tempat tinggal penduduk di daerah terdampak bencana banyak yang mengalami kerusakan parah.

“Orang meninggal di Filipina lebih sedikit karena ada pemberitahuan. Sementara, rumah dan bangunan lainnya lebih banyak yang rusak karena memang anginnya lebih besar,” kata JK.

Menurutnya bencana Tsunami Aceh menyapu darat berkisar 4-5 kilo meter lebih pendek dibandingkan Topan Haiyan yang mampu membawa air laut berkilo-kilo meter menerjang apa pun yang dilewatinya.

“Tsunami itu 4-5 kilo meter gelombangnya masuk ke darat. Sementara angin topan bisa membawa air berkilo-kilo meter jauhnya,” tukasnya.

Kembali menyinggung bantuan yang disalurkan lewat PMI, JK mengatakan kalau PMI itu seperti koperasi. sementara, bencana itu seperti arisan.

“PMI itu kayak koperasi. Menerima dana dari masyarakat lalu menyalurkannya pada yang butuh. Nah bencana itu seperti arisan. Mungkin hari ini anda terkena mungkin juga tidak. Tapi siapa mau dapat bencana?” Ujar JK yang disambut tawa sekaligus tepuk tangan tamu yang hadir dalam konferensi pers.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca