Ditemukan Tumpahan Minyak di Area Pencarian QZ 8501

0
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI F.H Bambang Soelistyo, memberikan keterangan pers, rabu (31/12)

Jakarta – Tim gabungan Badan SAR Nasional (Basarnas) mulai menemukan tumpahan minyak di sekitar lokasi area pencarian dan evakuasi penumpang dan pesawat QZ 8501.

Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo menyatakan, terjadi berbagai dinamika di lapangan dalam operasi pencarian dan evakuasi di hari keenam. Berbagai dinamika tersebut menyebabkan perubahan pembagian wilayah pencarian yang pagi tadi ditetapkan ke dalam dua sektor menjadi ke tiga sektor.

Pagi tadi, Basarnas telah menetapkan area pencarian dan evakuasi penumpang dan pesawat QZ 8501 yang luasnya 13.500 km persegi ke dalam sektor pertama. Selain itu, Basarnas telah membuat sektor prioritas untuk melakukan pencarian yang luasnya 1575 nautika mil persegi.

“Kemudian, ada sektor tambahan karena ada perkembangan penemuan dan perkembangan taktis di lapangan,” katanya di kantor pusat Basarnas di Kemayoran, Jakarta, Jumat (02/01).

Hingga sore, keseluruhan jenazah yang berhasil dievakuasi pada hari ini mengalami penambahan sebanyak 20 jenazah. Sehingga jumlah total jenazah yang berhasil dievakuasi Basarnas mencapai 30 jenazah. Sebelumnya, memasuki pencarian hari keenam pada pagi tadi tim Basarnas baru mengevakuasi 10 jenazah.

Jenazah yang berhasil dievakuasi pada hari ini banyak ditemukan di sektor tambahan. Posisinya hingga mencapai ke arah barat dari sektor prioritas. Selain itu, di area tersebut juga ditemukan tumpahan minyak yang diduga berasal dari pesawat yang mengalami putus kontak sejak Minggu (28/12) itu. “Dan di sini mulai ditemukan tumpahan minyak, itu saya konfirmasi,” lanjutnya.

Namun demikian, dia menegaskan, sejauh ini masih belum ada kepastian mengenai lokasi keberadaan badan pesawat. “Tapi dugaan-dugaan mengenai badan pesawat, belum bisa saya konfirmasi,” ucapnya.

Hingga malam ini, kapal yang berada di area, masih terus melakukan upaya pencarian. “Jadi, tidak pernah berhenti lakukan pencarian di sektor tambahan. Karena saya dan jajaran berharap segera menemukan di titik lokasi di area yang masih ada saudara kita,” tutupnya.

Sebagai informasi, setidaknya, 5 unit pesawat udara dan 8 helikopter diterjunkan dalam operasi pencarian dan evakuasi pada hari ini, sedangkan kekuatan kapal untuk pencarian berjumlah 22 unit.

Khusus untuk pencarian di sektor tambahan, Basarnas menugaskan tiga kapal yang mempunyai kemampuan deteksi bawah laut untuk melakukan operasi pencarian di sektor tersebut. Kapal tersebut antara lain Kapal Baruna Jaya 1, Kapal Geosurvey, serta sebuah kapal RSS Singapura.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca