Ditanya Dinasti Politik, Gubernur Riau Memaki

1

Gubernur-Riau-Annas-Maamun

Pekanbaru – Gubernur Riau Anas Makmun, saat berkunjung ke kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Riau, Kamis (17/4) ditanya wartawan perihal isu yang merebak ditengah masyarakat soal Dinasti Politik yang dilakukan Anas.

[ads1][ads2]

Mendapat pertanyaan tersebut, Anas langsung meradang dan menghardik wartawan dengan sebuah kata umpatan yang sangat kasar dalam bahasa dearah Riau.

“Kalau diangkat kepala dinas pendidikan apa salahnya. Dulu dia kepala IPDN di Rokan Hilir. Jangan dinasti-dinasti lagi, p*n**k,” ujar Annas dengan nada tinggi, lalu langsung meninggalkan kantor KPU Riau, dan naik mobil yang sudah menunggunya di luar” teriak Annas kepada wartawan.

Untuk diketahui dua putri Anas Makmun baru saja, Rabu (16/4), dilantik jadi pejabat eselon IV pemerintah provinsi (Pemprov) Riau. Fitriana dilantik sebagai Kepala Seksi Mutasi dan Non Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau dan anak kesembilannya, Winda Desrina, dilantik menjadi Kepala Seksi Penerimaan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendapatan Daerah Riau.

Sebelumnya Gubernur Riau yang belum genap menjabat 3 bulan ini, sudah melantik ipar-nya, Syaifuddin, menjadi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Bagian Kas Daerah Biro Keuangan Setdaprov Riau. Anak kandung Anas yang baru berusia 27 tahun, Noor Charis Putra, seorang sarjana Ekonomi, juga diangkat sebagai Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Juga ada menantu Anas yang bernama Dwi Agus Sumarno, yang diangkat menjadi Kepala Dinas Pendidikan Riau. Belum lagi menantunya Maman Supriadi yang diangkat sebagai Manajer Klub Sepakbola milik Pemda Riau, PSPS Pekanbaru

Semua anak dan kerabat Anas ini sebelumnya berkarir di kabupaten Rokan Hilir dimana anas menjabat sebagai Bupati.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca