Dana Pawang Hujan Muncul di RAPDB Surabaya

1

wpid-wp-1384593702252.jpg

Surabaya – Pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kota Surabaya mendapat sorotan karena adanya temuan mata anggaran unik yang diajukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di pemerintahan kota Surabaya. Temuan unik tersebut adalah adanya dana Pawang Hujan dibeberapa SKPD.

Temuan ini mencuat saat pembahasan RAPBD antara Komisi D (pendidikan) dengan Dinas Pendidikan Surabaya (Dispendik) pada Kamis (6/11) lalu. Didalam pos anggaran belanja tenaga operasional SKPD muncul anggaran untuk Pawan hujan dengan besaran Rp 5 juta untuk setiap kegiatan.

“Kami heran, pengalokasian dana untuk Pawang Hujan ada di RAPBD 2015, ini sangat tidak logis jika Dinas Pendidikan sampai harus menganggarkan untuk pawang hujan,” ungkap Baktiono, anggota Komisi D DPRD Surabaya.

Sementara Sekretaris Komis D, Junaidi, menyatakan keheranannya Dispendik yang merupakan lembaga yang berbasis Ilmiah menganggarkan hal yang tidak lazim. Dia juga mengatakan, besarnya anggaran untuk Pawang Hujan ini mengalahkan anggaran yang disiapkan untuk narasumber dalam kegiatan DPRD.

“Kami mengundang narasumber dengan gelar Doktor dan Profesor, dana yang dikeluarkan hanya 1,5 juta sampai 3 juta rupiah. Ini harus dijelaskan, itu Pawang Hujan lokal atau internasional, ada sertifikasinya ndak,” ungkap Junaidi melihat besarnya anggaran yang dialokasikan.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, M Ikhsan, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa anggaran untuk Pawang Hujan sudah lumrah dan dianggarkan untuk kelancaran agenda yang dilakukan pemerintah kota.

“Itu salah satu anggaran dari sekian banyak anggaran yang disiapkan, sudah ada sejak lama, prinsipnya untuk antisipasi, bahkan dibeberapa Dinas ada juga dana Pawang Orang Gila,” jelas Ikhsan.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca