Pimpinan DPR Diminta Segera Rapat Konsultasi Dengan Presiden

1
Ketua Komisi III, Azis Syamsudin

Jakarta – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat diminta segera mengagendakan rapat konsultasi dengan Presiden Joko Widodo.

Rapat konsultasi tersebut dianggap perlu dilakukan setelah KomJen Pol. Budi Gunawan yang diajukan menjadi calon tunggal Kapolri oleh Presiden Jokowi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Ketua Komisi III DPR Azis Syamsudin mengungkapkan, pihaknya sedang berupaya meminta pimpinan DPR untuk menjadwalkan rapat konsultasi dengan Presiden Joko Widodo. Dalam rapat konsultasi itu, DPR akan meminta penjelasan atas surat yang dilayangkan Presiden mengenai pengajuan KomJen Pol Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri.

“Makanya kami lagi meminta kepada pimpinan DPR, untuk segera mengagendakan. Apa malam ini atau besok pagi untuk melakukan rapat konsultasi dengan Presiden, terhadap surat yang dilayangkan oleh Presiden,” katanya usai melakukan rapat pleno tertutup Komisi III di komplek parlemen senayan di Jakarta, Selasa (13/01).

Dia menolak berkomentar lebih jauh, apakah Presiden Jokowi kurang teliti dalam menentukan calon Kapolri yang diajukan kepada DPR, sehingga calon tunggal yang diajukannya justru ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. “Kita lihat perkembangannya,” ucapnya singkat.

Secara pribadi, politisi partai Golkar itu menganggap, dengan diterimanya surat Presiden pada 9 Januari lalu mengenai nama yang diajukan menjadi calon Kapolri, seharusnya sudah tidak ada masalah serius yang mengganjal calon yang akan di fit dan proper test oleh DPR.

Sebab, imbuhnya, dari segi prosedur, etika maupun intelijen, jajaran internal kepresidenan seharusnya sudah melakukan secara fit dan proper test kepada yang bersangkutan. “Tapi, ternyata tidak terjadi, nanti kami akan tayakan kepada Presiden,” pungkasnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca