Belum genap 3 bulan menjabat, Gubernur Riau ketahuan gemar memaki

0

Pekanbaru – Gubernur Riau (Gubri) Anas Makmun yang baru 3 bulan di lantik sebagai Gubernur mematik masalah dengan wartawan yang sedang tugas meliput di kantor KPUD Riau. Peristiwa bermula saat kunjungan mendadak Anas Makmun ke kantor KPU yang tidak dijadwalkan sebelumnya, Kamis (17/4).

Setelah mengadakan pertemuan dengan komisioner KPUD Riau yang terletak di Jalan Gajahmada Pekanbaru itu, Anas yang juga ketua DPD Partai Golkar Riau diwawancarai wartawan yang biasa berada di kantor KPUD.

Diantara pertanyaan yang dilontarkan oleh wartawan adalah terkait dengan isu Dinasti Politik di pemerintahan Propinsi Riau yang jadi perbicangan ditengah masyarakat. Isu dinasti politik ini menerpa Anas terutama setelah diangkatnya anak-menantunya sebagai pejabat di lingkungan Propinsi Riau.

Anas yang menerima pertanyaan tersebut langsung saja naik pitam dan menghardik wartawan yang menanyakan persoalan tersebut. Dan meluncurlah kata umpatan dari mulut gubernur yang baru saja dilantik tersebut. Sebuah kata makian dalam bahasa daerah Riau juga Minang yang artinya sangat kasar dan sangat tidak pantas diucapakan.

“Kalau diangkat kepala dinas pendidikan apa salahnya. Dulu dia kepala IPDN di Rokan Hilir. Jangan dinasti-dinasti lagi, p*n**k,” ujar Annas dengan nada tinggi, lalu langsung meninggalkan kantor KPU Riau, dan naik mobil yang sudah menunggunya di luar pekik Annas kepada wartawan.

Sikap kasar Anas Makmum ini sudah menjadi bisik-bisik di kalangan wartawan di Riau. Sejak menjabat sebagai Bupati Kabupaten Rokan Hilir sikap kasar dan otoriter Anas makmun ini sudah jadi ciri khasnya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Anas Makmun sangat anti kritik atas kebijakan yang dilakukannya. Jika ada yang mengkritik seperti biasanya pasti akan keluar kata kata kasar dari mulutnya.

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca