Basarnas Tetap Siagakan Kapal Di Dekat Area Pencarian QZ 8501

2

Jakarta – Tim Badan SAR Nasional hanya berhasil menemukan empat jenazah pesawat Air Asia QZ 8501 pada hari ini. Cuaca ekstrem menjadi kendala utama dalam proses pencarian dan evakuasi.

Secara keseluruhan, sudah 7 jenasah korban yang berhasil ditemukan oleh tim gabungan Basarnas. Baru dua dari tujuh jenazah tersebut yang sudah diterbangkan ke Surabaya untuk dilakukan proses evakuasi.

Namun demikian, Deputi Bidang Operasi Badan SAR Nasional Mayor Jenderal TNI Tatang Zaenuddin mengungkapkan, Basarnas akan tetap menyiagakan kapal-kapal yang sudah diterjunkan pada hari ini di dekat lokasi area pencarian pesawat yang mengangkut 155 penumpang itu.

“Dari yang direncanakan kemarin dan hari ini, masih banyak kapal-kapal di (lingkaran) luar area pencarian. Gunanya untuk mencegah korban keluar dari area. Sehingga, kalau sudah keluar dari area pencarian, bisa segera diketemukan,” katanya di kantor pusat Basarnas di Jakarta, Rabu (31/12).

Sebagai informasi, dalam operasi gabungan Basarnas sejak pukul 06.00 pada tadi diterjunkan 40 kapal laut. Sejauh ini, indikator cuaca yang ditunjukkan oleh BMKG menunjukkan bahwa di laut sebelah timur laut Pulau Belitung dan barat daya teluk Kumai menunjukkan cuaca ekstrem.

Menurutnya, Basarnas akan selalu berkoordinasi dengan pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Sehingga, Basarnas akan tetap mengingatkan kapal-kapal maupun pesawat di area tersebut.

“Coba anda lihat (cek) ke BMKG dari atas Belitung sampai teluk Kumai, itu cuaca ekstrem. (Indikatornya) merah darah banget. Kalau merah darah banget, semua pelayaran akan merapat dan tidak ke lokasi,” tukasnya.

Sampai saat ini operasi pencarian belum berhasil menemukan badan pesawat QZ 8501. Tatang menambahkan, untuk membantu pencarian badan pesawat, saat ini dua kapal yang bisa mendeteksi logam sedang berusaha menuju ke area pencarian yang telah ditetapkan oleh Basarnas.

“Sementara ini ada 2 kapal survey ke lokasi yang bisa untuk mendeteksi badan pesawat dengan teknologi yang sangat canggih. Mudah-mudahan (badan pesawat) segera ditemukan,” ucapnya.

 

MENARIK DIBACA

loading...

Tanggapan Pembaca